Gejala distimia adalah perasaan sedih berkepanjangan (depressed mood) yang dirasakan setiap hari dan berlangsung setidaknya minimal selama dua tahun. Distimia juga diikuti gejala-gejala gangguan depresi berat yang berlangsung dua tahun lamanya.
4. Premenstrual Dysphoric Disorder
Pada siklus menstruasi, muncul gejala-gejala depresi pada minggu terakhir sebelum menstruasi selesai. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan gejala pada beberapa hari menstruasi dan menurun atau menghilang setelah menstruasi berakhir.
Gejala-gejala umum yang terjadi yaitu:
- Mood swings
- Perasaan mudah marah
- Meningkatnya konflik interpersonal
- Merasa tidak berharga atau tidak memiliki harapan
- Merasa cemas seperti terpojok
5. Substance/Medication-Induced Depressive Disorder
Gejala-gejala depresi muncul selama masa pengobatan atau mengonsumsi obat (kokain, opium, halusinogen, amphetamine, dan sebagainya).
Jenis depresi ini juga bisa diderita orang yang berusaha lepas dari kecanduan obat, alkohol, atau pengobatan tertentu.
6. Depressive Disorder Due to Another Medical Condition
Gejala-gejala depresi dialami dalam masa pengobatan. Diagnosis tipe depresi ini perlu didukung dengan pemeriksaan fisik, tes laboratorium, atau analisis riwayat penyakit (stroke, kanker, infeksi, parkinson, dan sebagainya) yang berhubungan langsung dengan munculnya gejala-gejala depresi.
7. Other Specified Depressive Disorder
Jenis depresi ini tidak termasuk dalam panduan diagnosis sebelumnya, namun gejala-gejala depresi tetap banyak muncul.
Diagnosisnya dapat diberikan kepada orang dengan gejala depresi kuat namun pada episode atau jangka waktu kurang dari 2 minggu (4-13 hari).
8. Postpartum Depression
Postpartum depression adalah gangguan depresi yang muncul setelah kelahiran bayi. Penyebab postpartum depression adalah kondisi baby blues yang tidak tertangani dengan baik, sehingga menyebabkan gejala-gejala depresi.