Pekerja Malam Rentan Terkena Asma

Tantrum

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 05:49 WIB
Pekerja Malam Rentan Terkena Asma
Ilustrasi pekerjaan (Pexels.com/Christina Morillo)

TANTRUM - Jika kamu termasuk pekerja dengan shift malam, maka kamu harus waspada. Karena studi terbaru menyebut pekerja dengan shift malam rentan terkena asma ketimbang mereka yang bekerja normal atau dari pukul 09.00 -17.00.

Asma sendiri didefinisikan oleh Kementerian Kesehatan sebagai penyakit tidak menular yang ditandai dengan serangan sesak napas dan mengi berulang.

Sebuah kajian di Inggris yang dipublikasi oleh BMJ Journals menyebut pekerja shift malam memiliki kerentanan 3 kali terkena asma ketimbang pekerja shift pagi. Penelitian ini dilakukan terhadap lebih dari 280 ribu pekerja di Britania Raya.

Para peneliti menyebut pekerja yang paling rentan terkena asma merupakan pekerja jam malam permanen. Mereka berisiko 36 persen lebih tinggi terkena asma. Risiko asma yang bisa menimpa mereka bervariasi dari sedang hingga parah.

Sementara pekerja dengan shift bergantian antara malam dan pagi memiliki peluang tinggi mengalami mengi dan sesak di dada mereka. Peluangnya mencapai 11-18 persen lebih tinggi. 

Dalam penelitian pun disebutkan jika pekerja yang jarang mendapat jam malam juga memiliki potensi penurunan fungsi paru-paru.

Penelitian tersebut menyebut shift kerja yang bergiliran atau dirotasi mengganggu ritme alami sirkadian. Sebuah siklus 24 jam yang merupakan bagian dari jam biologis tubuh. Siklus ini mengatur fungsi-fungsi dan proses dasar dari tubuh kamu.

Pekerja dengan waktu kerja yang dirotasi ini, terlebih yang bekerja pada waktu malam, tidur dengan fase sirkadian yang tidak menentu.

Kondisi ini menyebabkan ketidakteraturan sirkadian antara tidur dan terjaga sehingga proses sirkadian lain terganggu.

baca juga

Penelitian sebelumnya yang dimuat dalam laman Nature.com menyebut kerja dengan sistem rotasi memengaruhi kesehatan manusia. Menyebabkan peningkatan penyakit kardiovaskular dan risiko diabetes. 

Sayangnya, penelitian dalam BMJ Journals ini belum mengungkapkan keterkaitan antara asma dan siklus sirkadian yang terganggu.

Hanya saja, para peneliti berhasil menemukan hubungan peningkatan asma yang bisa dialami oleh para pekerja shift malam.

Laman National Health Service menyebut penyebab pasti asma masih belum diketahui. Mereka yang memiliki asma mempunyai saluran udara yang bengkak atau inflamasi dan sensitif, yang bisa menyempit dan tersumbat dengan lendir yang lengket saat dipicu oleh beberapa faktor.

Masalah gen, polusi dan standar kehigienisan saat ini dicurigai menjadi penyebab asma. Tapi tidak ada cukup bukti untuk menyatakan secara pasti kalau faktor-faktor ini adalah penyebab asma.

Gejala asma

Orang yang memiliki asma akan kesulitan bernapas ketika penyakit ini menyerang. Gejala asma yang paling umum adalah:

- Mengi
- Kesulitan menarik napas
- Dada sesak
- Batuk-batuk.

Pemicu asma

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada beberapa faktor yang bisa memicu asma. Di antaranya adalah:

- Infeksi seperti pilek dan flu
- Alergi pada pollen atau serbuk sari, tungau debu, rambut atau bulu binatang
- Asap, uap dan polusi
- Obat-obatan, terutama pereda nyeri dan antiinflamasi seperti ibuprofen dan aspirin
- Emosi, termasuk stres atau tertawa terbahak-bahak
- Udara, seperti perubahan mendadak suhu, udara dingin angin, kilat, panas dan kelembapan
- Jamur
- Olahraga.

Kalau kamu penderita asma, maka cobalah untuk menghindari pemicu penyakit ini. Secara umum, mengatasi asma bisa dilakukan dengan menggunakan inhaler dan obat tablet.

Sayangnya, dalam penelitian di atas menyatakan belum ada panduan klinis mengatasi asma untuk pekerja dengan jam kerja malam.

Untuk itu, peneliti mengusulkan agar penjadwalan jam kerja bisa dimodifikasi dengan memerhatikan kecenderungan jam biologis para pekerja. Hal ini demi mengurangi risiko perkembangan penyakit inflamasi seperti asma.

Ketika pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan keahlianmu hanya tersedia di malam hari, bekerja dengan sistem shift atau jam kerjanya malam hari tentu tidak bisa dihindari.

Karenanya antipasilah dengan kemudahan dan kecepatan berobat, seperti konsultasi dokter online melalui layanan telemedisin.

Ini akan memudahkanmu kalau-kalau asma menyerang saat sedang bekerja di malam hari dan tidak memungkinkan berobat secara langsung (offline) ke pusat kesehatan.

Jika bekerja malam hari menjadi pilihan pekerjaanmu saat ini, tetap jaga kesehatan diri dari berbagai risiko penyakit ya, tidak terkecuali asma. 

source: Good Doctor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Netizen Minta Jin BTS Ditugaskan di Pulau Dokdo, ARMY Geram

Netizen Minta Jin BTS Ditugaskan di Pulau Dokdo, ARMY Geram

Tantrum | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:04 WIB

Nako Yabuki Lulus dari HKT48

Nako Yabuki Lulus dari HKT48

Tantrum | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 16:04 WIB

Aktris Serial TV "Sasural Simar Ka" Vaishali Takkar Bunuh Diri

Aktris Serial TV "Sasural Simar Ka" Vaishali Takkar Bunuh Diri

Tantrum | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:19 WIB

Harus Segera Diganti! Ini Tanda Spons Cuci Piring Usang

Harus Segera Diganti! Ini Tanda Spons Cuci Piring Usang

Tantrum | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 06:04 WIB

Batuk Pilek? 5 Ramuan Ini Bisa Meredakannya

Batuk Pilek? 5 Ramuan Ini Bisa Meredakannya

Tantrum | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 05:42 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×