tantrum

Tak Perlu Resep Dokter, Jenis Obat Asam Urat yang Harus Anda Ketahui

Tantrum Suara.Com
Selasa, 25 Oktober 2022 | 05:29 WIB
Tak Perlu Resep Dokter, Jenis Obat Asam Urat yang Harus Anda Ketahui
Ilustrasi Asam Urat. (Unsplash @imani_bht)

TANTRUM - Asam urat menjadi masalah kesehatan yang sering dikeluhkan sebagian masyarakat Indonesia. Dalam bahasa medis, asam urat disebut dengan istilah gout

Gangguan itu ditandai dengan menumpuknya asam urat di dalam tubuh dan sulit dikeluarkan. Penumpukan tersebut kemudian akan menjadi kristal-kristal dan biasanya terjadi di sekitar sendi serta ginjal.

Asam urat sendiri merujuk kepada zat sisa yang dibentuk tubuh ketika purin sedang dalam proses metabolisme. Purin biasanya ditemukan di dalam berbagai makanan dan minuman, misalnya hati, seafood, dan alkohol. 

Tanda pertama seseorang mengalami asam urat adalah nyeri di jempol kaki. Biasanya kondisi ini menyerang satu sendi pada satu waktu. Tetapi, asam urat dapat menyebar ke sendi lain serta membuatnya tampak merah dan bengkak.

Saat ini, tersedia berbagai macam obat untuk mengatasi gejala asam urat, bahkan bisa dibeli tanpa resep dokter. Apa saja? Simak ulasan dokter berikut ini. 

Menurut dr. Atika dari laman Klik Dokter, obat asam urat yang aman dibeli sendiri di apotek meliputi jenis analgesik atau obat antinyeri. 

“Kalau misalkan merasakan nyeri dari asam urat, bisa beli obat nyeri. Tapi, tetap yang aman-aman saja, misalnya parasetamol,” terang dr. Atika. 

Sementara, beberapa obat yang perlu pengawasan atau anjuran dokter adalah:

1. Obat yang Bersifat Antiinflamasi

Baca Juga: Jabar Future Leaders Scholarship 2022, 614 Beasiswa Pendidikan Diserahkan

Obat ini berfungsi mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada persendian selama asam urat kambuh. Namun, penggunaannya tetap harus di bawah pengawasan dokter. 

“Untuk obat-obat yang bersifat antiinflamasi seperti NSAID, konsumsinya harus di bawah pengawasan dokter. Karena, pemakaian berlebihan atau di luar dosis bisa berbahaya dan memberikan efek samping kepada tubuh,” jelas dr. Atika. 

2. Allopurinol

Obat ini bisa mengurangi produksi asam urat di dalam tubuh. Meski begitu, penggunaannya harus sesuai resep dokter.

“Obat asam urat seperti allopurinol yang sifatnya menurunkan kadar asam urat di dalam darah tidak boleh dibeli sendiri, harus digunakan dengan anjuran dokter. Karena, salah penggunaan justru bisa membuat efek samping,” sebut dr. Atika. 

Selain itu, masih ada lagi obat-obatan yang perlu pengawasan dokter untuk mengobati asam urat akut, antara lain:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI