Apa Itu Infeksi Payudara? Kenali Tanda dan Penyebabnya

Tantrum

Senin, 31 Oktober 2022 | 08:04 WIB
Apa Itu Infeksi Payudara? Kenali Tanda dan  Penyebabnya
Ilustrasi Mendeteksi Tumor Payudara - Perbedaan Kanker dan Tumor Payudara (Pexels) (suara.com)

TANTRUM - Tidak semua orang yang menyusui mengalami infeksi pada payudara, tetapi infeksi dapat terjadi ketika bakteri dari mulut bayi masuk dan menginfeksi payudara. 

Hal ini juga dikenal sebagai mastitis laktasi. Mastitis juga terjadi pada wanita yang tidak menyusui tetapi hal ini jarang terjadi. 

Meski memberikan ASI eksklusif dinilai sangat baik karena memiliki segudang manfaat, nyatanya ada beberapa gangguan yang mungkin muncul dalam memberikan ASI eksklusif secara langsung.

Kata dr. Vina Setiawan di laman Honest Docs, dikutip Senin, 31 Oktober 2022, infeksi payudara dapat mempengaruhi jaringan lemak di payudara, menyebabkan pembengkakan, benjolan, dan rasa sakit.

Meskipun sebagian besar infeksi disebabkan oleh ASI atau saluran susu yang tersumbat, persentase kecil dari infeksi payudara dikaitkan dengan jenis kanker payudara yang langka.

Penyebab infeksi payudara

Sebagian besar penyebab infeksi payudara adalah bakteri Staphylococcus aureus, penyebab paling umum kedua yang dikenal sebagai infeksi Streptococcus agalactiae.

Bagi ibu menyusui, kelenjar-kelenjar penghasil susu dapat tersumbat sehingga menyebabkan aliran susu kembali dan terjadi infeksi pada jaringan payudara. Puting payudara yang pecah juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi payudara. 

Bakteri dari mulut bayi juga dapat masuk dan menyebabkan infeksi pada payudara. Bakteri yang biasanya menyebabkan infeksi juga biasanya ditemukan pada kulit, bahkan ketika tidak ada infeksi yang terjadi.

baca juga

Jika bakteri masuk ke jaringan payudara, maka bakteri dapat berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan gejala yang menyakitkan.

Ibu menyusui dapat terus menyusui bahkan ketika mengalami infeksi mastitis karena bakteri tersebut tidak berbahaya bagi bayi Anda.

Kondisi ini biasanya terjadi pada beberapa minggu pertama menyusui, tetapi juga dapat terjadi di kemudian hari.

Mastitis non-laktasi atau infeksi yang terjadi pada wanita tidak menyusui dapat juga terjadi pada wanita dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, termasuk wanita yang menjalani operasi pengangkatan jaringan payudara dengan terapi radiasi dan wanita dengan risiko menderita diabetes.

Beberapa gejala mirip infeksi adalah tanda kanker payudara, tetapi hal ini sangat jarang terjadi. Jika Anda curiga mengalami hal tersebut, segera periksakan diri Anda ke dokter spesialis.

Subareolar abscesses adalah suatu kondisi di mana kelenjar di bawah puting menjadi terhambat dan infeksi berkembang di bawah kulit.

Hal ini dapat membentuk benjolan yang keras dan berisi nanah yang mungkin perlu disedot agar kering. Abses tipe ini biasanya hanya terjadi pada wanita yang tidak menyusui dan tidak diketahui faktor risiko yang menyebabkan hal ini.

Gejala infeksi payudara

Gejala infeksi payudara dapat terjadi secara tiba-tiba dan gejalanya dapat meliputi:

- Pembengkakan yang abnormal, menyebabkan satu payudara menjadi lebih besar dari yang lain

- Payudara yang mengeras dan nyeri bila disentuh

- Sensasi nyeri atau terbakar saat menyusui

- Terasa gatal pada payudara

- Payudara terasa hangat

- Demam

- Cairan dari puting yang mengandung nanah

- Kulit pada permukaan payudara yang kemerahan dengan tekstur seperti kulit jeruk

- Pembesaran kelenjar getah bening di daerah ketiak atau leher

- Demam lebih dari 38,3 ° C

- Tubuh menggigil

- Mual dan muntah

- Merasa tidak enak badan secara keseluruhan

Anda mungkin mengalami gejala seperti flu sebelum adanya perubahan apapun di payudara Anda. Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki kombinasi dari gejala-gejala di atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tetap Prima saat Beraktivitas, Panjatkan Doa agar Tidak Mudah Mengantuk

Tetap Prima saat Beraktivitas, Panjatkan Doa agar Tidak Mudah Mengantuk

Tantrum | Senin, 31 Oktober 2022 | 05:18 WIB

Apa Itu Heat Stroke? Ketahui Lebih Dalam agar Terhindar

Apa Itu Heat Stroke? Ketahui Lebih Dalam agar Terhindar

Tantrum | Minggu, 30 Oktober 2022 | 09:44 WIB

Kasus Henti Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Medis Ini

Kasus Henti Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Medis Ini

Tantrum | Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:19 WIB

Nyawa Orang Taruhannya! Jangan Asal Lakukan CPR, Begini Caranya

Nyawa Orang Taruhannya! Jangan Asal Lakukan CPR, Begini Caranya

Tantrum | Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:40 WIB

Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke

Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke

Tantrum | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:44 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×