TANTRUM - Kawasan Bali Collection, Nusa Dua ramai lalu lalang pengunjung Future SME's Village: Local Wisdom for Global Sustainability” yang digelar 10-19 November 2022. Sebuah acara side event dari penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia.
Pendopo menjulang nan megah dengan material bambu menyambut tetamu yang berkunjung. Salah satu yang menarik perhatian adalah Spice and Rice Festival yang memamerkan ragam rempah nusantara dan hasil olahannya.
Sebuah warung jamu menempati kontainer warna putih, menjajakan jamu yang tidak biasa. Varian kunyit asem nanas menjadi produk unggulan warung jamu WedanganQ. Ada pula varian gula asem pedas. Minuman segar ini memberikan sensasi rasa yang di luar dugaan, disajikan dengan gelas yang terbuat dari ketela.
"Kita ingin ada juga sebuah konsep atau ruang bersama di mana bisa ngumpul, ngewedang tapi enggak hanya kopi aja, kita pengen angkat rempahnya," kata pemilik kedai Puri Lestari dari WedanganQ yang ditemui Sabtu (12/11/2022).
Puri mengatakan rempah sangat kaya sejarah, budaya, dan nilai-nilai lain yang saling membangun nusantara. Konsep WedanganQ, ingin mengemas ulang cita rasa rempah.
"Kami menemukan lidah kita udah nggak familiar sama profil rasa dasarnya. Kita kehilangan memori tentang rasa kunyit, jahe itu apa sih rasanya. Sebab jahe biasanya sudah manis, tapi (rasa dasar) jahenya apa?," terang Puri.
Membongkar dan menyusun ulang rempah menjadi minuman segar adalah tekad WedanganQ untuk terus menjaga keberlanjutan rempah. "Intinya meng-highlight produk-produk berbahan dasar rempah. Yang kita bawa di sini bukan hanya produknya tapi juga narasinya."
Tak jauh dari gerai WedanganQ, terdapat perusahaan jasa maklon, Immortal Group. International Business Development Immortal Anita Komara mengatakan produk mereka menggunakan rempah sebagai salah satu komponennya.
“Kami punya banyak bahan natural Indonesia. Ada sorgum, ginger, lemongrass, kopi hingga bambu. Kalau bambu selama ini kita pakai untuk scrub,” kata Diana.
Baca Juga: Tenun Warisan Kesultanan Tidore Hadir di KTT G20
Di pasar global, Immortal sudah berhasil menembus Polandia, Dubai, Malaysia dan Irak. Produk spa menjadi produk yang paling diminati.
“Harapannya G20, kita ingin produk Indonesia dipandang dunia. Kami perusahaan lokal Indonesia, betul-betul dari garasi ngerjainnya asalnya pakai tangan. Kami juga bisa diakui dunia,” pungkas Anita saat ditemui Sabtu (12/11/2022).
Lalu ada Rumah Atsiri, UMKM yang memproduksi aromatic wellness. Deretan produk aromatic wellness ditata apik dengan aroma khas rempah. Menurut Venti Wijayanti dari Ikatan Wellness Institute, wangi yang tercium otentik dari herbal.
Ia mengatakan Presidensi G20 Indonesia 2022 menjadi momen mengenalkan wellness secara tradisional kepada dunia.
“Wellness di Indonesia itu berbeda dengan wellness yang ada di berbagai negara di dunia. Kita juga sangat banyak variasinya. Keotentikan ini menunjukkan Indonesia punya karakteristik yang kuat,” katanya.
Kekuatan dan kekhasan wellness Indonesia memiliki pesan bahwa tradisi di Indonesia saling terkoneksi, membentuk sebagai suatu kesatuan. Inilah yang menghubungkan antar kepulauan di Indonesia.