Pupuk Indonesia Tawarkan Produk Blue Ammonia dan Green Ammonia ke Investor

Tantrum

Selasa, 18 April 2023 | 11:29 WIB
Pupuk Indonesia Tawarkan Produk Blue Ammonia dan Green Ammonia ke Investor
PT Pupuk Indonesia (Persero), melalui anak usahanya PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, melakukan kerjasama distribusi pupuk bersubsidi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pengembangan hilirisasi industri dan ekonomi hijau, yang disampaikan Jokowi saat membuka pameran industri Hannover Messe 2023 di Jerman.

Di tempat yang sama, Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky, mengungkapkan pihaknya terbuka terhadap peluang kerja sama dan investasi dari berbagai pihak, karena Pupuk Indonesia grup saat ini juga tengah melakukan pengembangan produk petrokimia yang mengarah pada penurunan emisi karbon.

“Pada ajang Hannover Messe 2023 kali ini kami membawa rencana pengembangan amonia bersih, yaitu blue ammonia dan green ammonia. Karena keduanya adalah salah satu sumber energi ramah lingkungan masa depan,” ujar Panji. 

Selain amonia bersih, lanjut Panji, Pupuk Indonesia juga akan mengembangkan kawasan industri hijau di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Lhokseumawe, Aceh, di mana kawasan itu akan menjadi lokasi pengembangan amonia bersih dengan memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan.

Melalui amonia bersih, Pupuk Indonesia ingin menjadikan Indonesia sebagai hub dari pasar amonia dunia di masa depan.

Selain itu, Pupuk Indonesia grup melakukan pengembangan sejumlah produk petrokimia lainnya. Mulai dari soda ash, CO2 cair, methanol, dan sebagainya.

Produk turunan dari industri pupuk itu dapat dimanfaatkan oleh industri lainnya, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor.

“Pengembangan amonia bersih dan kawasan industri hijau ini sejalan dengan agenda dunia dalam menurunkan emisi karbon. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan investasi yang besar dan penguasaan teknologi dari berbagai pihak,” jelas Panji.

Selain ekosistem energi hijau, Pupuk Indonesia juga memamerkan sepuluh inovasi digital terbaik di Hannover Messe 2023. Kesepuluh inovasi digital ini berasal dari tiga anak usaha Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pusri Palembang, dan PT Petrokimia Gresik.

baca juga

“Digitalisasi adalah bagian dari program transformasi bisnis Pupuk Indonesia grup. Digitalisasi ini kami terapkan pada bidang riset, pengadaan, produksi, distribusi, penjualan, hingga membangun talenta-talenta yang siap dengan era digital pada masa depan,” jelas Panji.

Digitalisasi di Pupuk Indonesia grup, dilakukan dengan menerapkan berbagai teknologi mutakhir. Misalnya saja penggunaan robot, simulation, internet of things (IoT), cyber security, cloud computing, big data, virtual reality, data analytics, dan sebagainya.

Ekosistem digital ini telah terbukti menghasilkan proses bisnis yang jauh lebih efektif dan efisien. Hal ini terlihat melalui peningkatan EBITDA audited Pupuk Indonesia sebesar Rp30,78 triliun atau 224 persen dari target Rp13,74 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Catatkan Laba Rp56,6 Triliun Pada 2022

Pertamina Catatkan Laba Rp56,6 Triliun Pada 2022

Tantrum | Selasa, 18 April 2023 | 11:04 WIB

PLN dan Siemens Energy Kerja Sama Bangun Energi Hijau

PLN dan Siemens Energy Kerja Sama Bangun Energi Hijau

Tantrum | Selasa, 18 April 2023 | 10:11 WIB

Ramai Isu Karyawan Dilarang Berhijab, Bos Sarinah Buka Suara

Ramai Isu Karyawan Dilarang Berhijab, Bos Sarinah Buka Suara

Bisnis | Selasa, 18 April 2023 | 10:50 WIB

Terkini

Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue

Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:49 WIB

Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy

Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:42 WIB

Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:36 WIB

Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar

Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:34 WIB

5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas

5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir

Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir

Lampung | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:23 WIB

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:08 WIB

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:49 WIB

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:14 WIB

×