Dengan pertimbangan besar dan meluasnya bahaya paparan BPA, masyarakat sebagai konsumen agaknya harus terus didorong agar mengambil tindakan proaktif, guna melindungi kesehatan reproduksi dan generasi mendatang.
Berikut beberapa cara yang disarankan untuk mengurangi paparan bahaya BPA:
· Hindari penggunaan plastik polikarbonat yang mengandung BPA. Gantilah dengan produk dari stainless steel atau kaca yang lebih aman.
· Hindari memanaskan atau merebus wadah plastik yang mengandung BPA. Zat berbahaya ini mudah terlepas jika plastik terpapar panas.
· Gunakan produk yang memiliki label "BPA-Free" atau bebas BPA, seperti botol minum dan botol bayi.
· Kurangi atau bahkan hindari penggunaan produk kemasan galon plastik air minum secara berulang, karena risiko migrasi BPA akan meningkat dengan penggunaan yang berulang, terkena paparan sinar matahari, dan pemanasan selama proses pencucian.
Patuhi aturan dan regulasi pemerintah terkait penggunaan BPA pada produk tertentu. Beberapa negara telah mengeluarkan larangan terhadap penggunaan BPA dan mengklasifikasikannya sebagai zat berbahaya.