Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo telah menikah selama 23 tahun. Di usia mereka yang sudah tak lagi muda, Mayangsari mengaku tak lagi posesif terhadap Bambang.
"Enggak (posesif), mungkin posesifnya saya sudah lewat, karena kalau sekarang saya posesif ya nanti gimana ya malu sama tahun kelahiran saya," kata Mayangsari dalam video YouTube APOKALIP11 yang diunggah pada 20 Juli 2023.
Meski begitu, Mayangsari mengaku tetap menanamkan sikap posesif terhadap suaminya. Hanya saja tak berlebihan.
"Posesif pasti ada lah ya, namanya kita berhubungan selalu harus ada. Itu namanya bentuk sayangnya kita dengan pasangan kita," tuturnya.
"Cuman masalah over nunjukkinnya, atau enggak mungkin saya bukan karakter yang seperti itu," sambung dia.
Alasan kenapa Mayangsari tak begitu mengekang Bambang adalah karena dia sering bergaul dengan banyak orang. Mayangsari merasa pemikirannya lebih terbuka, termasuk terhadap pasangan.
"Satu hal, bisa jadi karena saya biasa bergaul dengan banyak orang, jadi mungkin saya lebih open minded," ungkapnya.
Contohnya, Mayangsari merasa tak ada yang janggal ketika Bambang Trihatmodjo bicara dengan lawan jenis selain dirinya.
"Misal pasangan kita ngobrol sama lawan jenis, terus kita jadi gimana-gimana enggak kok," tuturnya.
Saat ini, baik Mayangsari maupun Bambang tak mempermasalahkan kegiatan masing-masing.
"Malah saya di fase, saya dengan suami, dia punya kegiatan apa ya silakan lakukan, saya punya kegiatan apa silakah melakukan," ucapnya.
Yang terpenting mereka memegang kepercayaan satu sama lain agar hubungan rumah tangga Mayangsari dan mantan suami Halimah tersebut tetap terjalin harmonis.
"Yang penting kita saling pegang kepercayaannya, sama trust penting sih," pungkas Mayangsari.
Dari wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa Mayangsari tetap memiliki sifat posesif terhadap Bambang, namun tidak berlebihan. Hal ini karena Mayangsari menganggap posesif adalah salah satu bentuk kasih sayangnya terhadap Bambang.
Mayangsari juga mengakui bahwa dia lebih open minded terhadap pasangannya karena sering bergaul dengan banyak orang. Hal ini membuat dia lebih toleran terhadap kegiatan-kegiatan Bambang yang melibatkan lawan jenis.
Terakhir, Mayangsari dan Bambang sama-sama memegang kepercayaan satu sama lain agar hubungan rumah tangga mereka tetap harmonis.