Polemik Farida Nurhan soal review makanan oleh food vlogger berbuntut panjang. Netizen kini mulai menyenggol putri Farida Nurhan, Permesta Dhyaz, gara-gara permasalahan tersebut. Ada yang sampai menyindir Permesta Dhyaz sebagai anak haram.
Informasi itu diketahui dari unggahan TikTok pribadi milik Permesta Dhyaz. Dalam unggahan itu Permesta Dhyaz mengaku banyak dihujat, padahal tak pernah ikut buka suara soal masalah sang ibu.
"Semua media sosialku tuh udah rame ngehujat aku, padahal aku sama sekali nggak ikut-ikutan dan nggak speak up juga," tutur Permesta Dhyaz, mengutip dari TikTok pada Selasa (16/9/2023).
Permesta Dhyaz kemudian membacakan komentar miring dari netizen. Mulai dari yang mengulik masa lalunya hingga menyinggung mengenai wajahnya yang sempat melakukan operasi plastik.
Tak tinggal diam, Permesta Dhyaz menegaskan bahwa dirinya bukan orang baik. Dia pun mendoakan agar netizen tersebut mengalami kejadian yang serupa dengannya.
"'Anak haram punya anak haram, upsie'. Aku bukan orang baik. Semoga kamu ngerasain apa yang aku alamin, semoga hidup kamu nggak bahagia dan saat kamu mengalami hal yang gak bikin kamu suka inget itu doa dari aku," tuturnya lagi.
Pramesta Dhyaz juga menanggapi komentar mengenai wajahnya yang dulunya sempat melakukan operasi plastik. Meski terkesan santai, Dhyaz memberikan jawaban menohon mengenai wajahnya yang disebut mirip maskot ancol.
"Maaf ya kalau aku jelek, soalnya aku juga gak bisa pilih pengen jadi cantik apa jelek," ungkapnya.
Pramesta Dhyaz juga menegaskan bila hidungnya adalah asli dan tak lagi menggunakan filler ataupun. Unggahan ini pun mencuri perhatian publik dan menuai beragam komentar dari netizen.
Baca Juga: Bursa Karbon Hadir, IHSG Justru Ditutup Anjlok 1% lebih Sore Ini
"Menurutku Omay minta maaf aja secara live setelah itu datang ke codeblu, aku yakin dia akan memaafkan Omay sebab dia orang baik juga," komentar salah satu netizen. "Setidaknya kamu orang terdekatnya, harusnya sih kalo kamu sayang dia kamu ingatin. Jangan sampai timbul masalah yang seperti sekarang," sahut yang lain. (Raihany)