Film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso masih hangat menjadi perbincangan publik. Ditambah dengan ramainya permintaan publik untuk kembali meninjau kasus ini.
Bahkan tidak sedikit rasa yang lebih dari simapti diarahkan kepada Jessica Wongso yang tengah menjalani hukuman penjara 20 tahun. Beberapa pihak justru berpikir bahwa Jessica Wongso bukan sosok yang seharusnya dihukum.
Sementara itu, pihak-pihak lainnya selain netizen, termasuk para ahli ikut angkat suara. Salah satunya adalah seorang sejarawan sekaligus content creator terkenal, Om Hao.
Saat menjadi bintang tamu di podcast milik dr. Stepahie baru-baru ini, Om Hao mencoba untuk memberikan sudut pandangnya tersendiri. Meski tidak terang-terangan membela Jessica, Om Hao mengungkapkan dugaan mengenai ada timpang tindih dalam kasus ini.
Menurut pengamatannya, apa yang terjadi kepada mendiang Mirna Salihin itu sebenrnya adalah sesuatu yang sudah direncanakan. Pada rencana tersebut, dipertimbangkan soal siapa yang menjadi "tumbal" dalam rencana tersebut.
Lebih lanjut, Oma Hao menjelaskan bahwa mendiang Mirna Salihin memiliki sesuatu yang bisa dimanfaatkan oleh pihak lain. Termasuk jika sesuatu sekadar dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
"Korban ini (Mirna Salihin) tahu banyak hal, dia menyimpan sesuatu hal yang bisa menyelamatkan orang ini (perencana), dan banyak juga yang menggunakan atau memanfaatkan kejadian ini untuk sesuatu hal yang lebih besar yang akan digapai," jelas Om Hao.
Sementara itu, soal motif dari rencana yang dimaksudkan tersebut tak lain berkaitan dengan harta dan kekuasaan. Meski begitu, rumor mengenai harta terkait pembunuhan Mirna Salihin bukan kali pertama didengar oleh publik.
"Motifnya tentunya tentang harta dan kekuasaan, tapi buruknya atau celakanya ada yang 'numpang' di kasus ini," tambahnya.