tasikmalaya

Jika Kejaksaan Terima Barang Busuk, Pengacara Brigadir J Sebut Siap-siap Hadapi Persidangan Sesat

tasikmalaya Suara.Com
Selasa, 13 September 2022 | 09:40 WIB
Jika Kejaksaan Terima Barang Busuk, Pengacara Brigadir J Sebut Siap-siap Hadapi Persidangan Sesat
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Johnson Simanjuntak (Instagram/rumpi_gosip)


SuaraTasikmalaya.id – Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Johnson Panjaitan Johnson menilai dalam menuntaskan kasus dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan gerombolan Ferdy Sambo, pihak kejaksaan amat berhati-hati.

Johnson Panjaitan mengatakan jika pihak kejaksaan tidak ingin menerima barang yang sudah busuk.

"Dia (Kejaksaan) tidak mau terima barang yang sudah busuk. Karena harus dia kan yang bawa ke pengadilan?” kata Johnson Panjaitan.

Jika tidak hati-hati dalam menanganinya, maka bisa jadi kasus pembunuhan Brigadir J ini akan dibawa ke pengadilan sesat.

“Kalau tidak (hati-hati), nanti dia berkontribusi ke pengadilan sesat. Maka pertaruhannya berat untuk institusi," terangnya.

Hal tersebut berbeda dengan Lembaga lain seperti Komnas HAM yang merupakan lembaga yang hanya memberikan rekomendasi.

Johnson Panjaitan lantas mengatakan kasus yang sedang dihadapi saat ini bukan semakin terang benderang, malah terlihat mundur.

Secara resmi kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J baru masuk pelimpahan tahap pertama.

Namun, dari segi waktu dirasakan Johnson Panjaitan cukup lama. Kata Johnson Panjaitan, hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang ia dengar. 

Baca Juga: Tes Psikologi: Penasaran dengan Masa Depan Anda hingga Persiapan Apa yang Harus Dilakukan? Cek di Bawah Ini!

Dari yang awalnya pengungkapan ditarget kelar 17 Agustus 2022, kemudian mundur ke Oktober 2022.

Johnson Panjaitan juga menyoroti Langkah penyidik Mabes Polri yang melakukan tes uji kebohongan kepada lima tersangka. 

Padahal kata Johnson Panjaitan, semua pihak sudah tahu kebohongan yang dilakukan oleh Sambo, PC dan teman-temannya.

Karena sudah masuk pro justicia, Johnson Panjaitan mengatakan seharusnya tidak diperlukan lagi tes kebohongan.

Dia lantas menyinggu, apakah hasil dari pengakuan yang diolah oleh mesin akan mengungkap kejujuran?

"Sudah pro justicia, tidak perlu pakai mesin. Katanya pakai mesin jujur gitu?” kata Johnson Panjaitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI