SuaraTasikmalaya.id - Masalah bertubi-tubi menghampiri Siena, membuat mantan kekasih Sal itu tak bisa berpikir banyak.
Dia terus hidup dengan penuh kesengsaraan, Siena menghabiskan hidupnya dengan mabuk-mabukan tiap malam.
Temannya terus menjerumuskan mantan kekasih Sal itu ke lembah kesesatan.
Masalah yang berat benar-benar kini tengah menimpa Siena, tak ada lagi yang dapat dilakukannya.
Siena harus tetap memikirkan untuk membayar finalty yang begitu besar, dia juga mesti kehilangan Sal di saat masalah yang berat terus menimpanya.
Tak hanya itu, harapannya untuk menjadi brand ambassador Maha Ratu pun telah musnah, tak mungkin lagi Mama Rosa ataupun Andin memanggil dirinya.
Lengkap sudah penderitaan yang Siena amali, apalagi Sal pun telah meninggalkan Indonesia untuk kembali menjalani hidupnya di Australia.
Siena benar-benar terpuruk, dia memutuskan untuk menjalani kehidupan bebas tanpa aturan apapun.
Mantan kekasih Sal itu sudah tak peduli dengan karirnya yang memang sudah hancur.
Namun, hal buruk pun kembali menimpa dirinya, Siena muntah-muntah dan begitu merasa tak enak badan.
Siena memeriksakan kesehatannya ke dokter, yang ternyata berita buruk menghampirinya.
Dokter menyampaikan jika dirinya hamil, Siena benar-benar kacau. Dia akan meminta pertanggung jawaban pada Sal.
Siena yakin jika Sal yang telah menghamilinnya, meskipun memang belakangan ini dia pun tak tahu sempat pergi ke mana saat di dalam taksi.
Dia juga ingat dengan kejadian malam hari saat Nino mengantarkannya pulang.
Mungkinkah anak dalam kandungan Siena itu anak Nino, atau memang anak dari Sal?