SuaraTasikmalaya.id - Situasi sulit dirasakan Bharada E ketika dirinya mendapat perintah untuk menembak Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri pada Jumat (8/7/2022).
Dalam pengakuan terbaru, Bharada E mengaku dirinya ingin menyelamatkan Brigadir J.
Momen itu diutarakan ketika Bharada E dan Brigadir J saling berhadap-hadapan.
Akan tetapi apa daya waktu begitu cepat, sementara perintah Ferdy Sambo sudah menggelegar di telinga Bharada E.
![Suasana persidangan Bharada E atau Richard Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). [Antara]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2022/10/18/1-suasana-persidangan-bharada-e-atau-richard-eliezer-di-pengadilan-negeri-jakarta-selatan-selasa-18102022.png)
Dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Ronny Talapessy, mengungkap fakta baru.
Dia mengatakan, terkait pembunuhan terhadap Brigadir J yang diduga didalangi Ferdy Sambo, nyaris digagalkan kliennya.
Pernyataan sang pengacara itu diungkan sebagai respons dari dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang kemarin.
Di dalam dakwaan yang dibacakan JPU, Bharada E dikatakan tidak berusaha memberi tahu Brigadir J bahawa akan dihabisi.
Bharada E disebut diam saja, padalah memiliki kesempatan untuk mengintervensi rencana pembunuhan Ferdy Sambo terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ada Pesan Khusus Bagi Anda untuk Akhir Pekan Ini Lewat Gambar Berikut
Ronny Talapessy kemudian mengatakan, jika Bharada E sudah berniat untuk meminta Brigadir J kabur.
Akan tetapi saat itu tidak terwujud karena momen berlangsung cepat, dan perintah menembak dari Ferdy Sambo 'menampar' telinganya.
"Waktunya (untuk memberi tahu) sangat pendek," ujar Ronny dikutip bandung.suara.com, dalam acara Dua Sisi tvOne, Kamis (20/10/2022).
"Ketika dia dipanggil Ricky Rizal ke lantai tiga, perintahnya langsung keluar," kata dia
![Ferdy Sambo di Kejagung saat pelimpahan berkas tahap II dalam kasus pembunuhan Brigadir J. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2022/10/09/1-ferdy-sambo-ferdy-sambo-di-kejagung-pelimpahan-berkas-tahap-ii-kasus-pembunuhan-brigadir-j.jpg)
Dari sana, Bharada sudah ingin mengatakan pada Brigadir J untuk kabur.
Saat itu Baharada E hanya berharap kesempatan itu datang ketika sudah berhadapan langsung dengan Brigadir J.