SuaraTasikmalaya.id - Akhirnya, Kiesha Alvaro berani meluapkan rasa sakit dan kecewa ditinggal pergi Pasha Ungu di waktu kecil.
Kiesha Alvaro mengaku masa-masa yang ia lalui tanpa Pasha Ungu sangat sulit.
Pasca kepergian Pasha Ungu membuat kondisi Kiesha Alvaro kian parah yang bisa membuatnya depresi.
"Pada waktu itu bisa depresi, kondisinya se parah itu," ujar Kiesha.
Namun, Kiesha Alvaro masih bersyukur bahwa yang mengalami situasi buruk adalah dirinya bukan adik-adiknya.
"Kalau adikku ngalamin hal yang sama, belum tentu kuat," ucapnya.
Sebelumnya, remaja yang akrab disapa Ica ini mengungkapkan kondisi hubungannya dengan Pasha.
Ia mengaku 11 tahun tidak mau berkomunikasi dengan sang ayah.
Rasa kecewa dan marah yang menghalangi mereka untuk bertemu.
Baca Juga: Denise Chariesta Ngacir saat Ketemu Ayu Dewi, Malu sama Istri Sah Regi Datau?
Pada 2019 lalu, Kiesha baru mau berdamai dengan dirinya untuk bisa menerima sang ayah kembali dalam kehidupannya.
Bukan hal mudah bagi Kiesha untuk bisa berdamai dengan masa lalunya.
Tapi semua yang dilakukan saat ini untuk adik-adik yang ia cintai.
Remaja 18 tahun ini tidak ingin adik-adiknya mengalami hal yang sama hidup tanpa ayah kandung.
"Kalau soal ayah, biar adik-adikku aja yang senang-senang," kata Kiesha.
"Biar aku aja yang dulu susah, karena lumayan susah berdamai dengan itu," tambahnya.(*)