Gemetar Anak Buah Kapolri Lihat Emosi Ferdy Sambo Meledak, Sambil Nangis Cerita Kengerian Duren Tiga: Saya Juga Jadi Blank, Yang Mulia

tasikmalaya

Rabu, 23 November 2022 | 17:33 WIB
Gemetar Anak Buah Kapolri Lihat Emosi Ferdy Sambo Meledak, Sambil Nangis Cerita Kengerian Duren Tiga: Saya Juga Jadi Blank, Yang Mulia
Kolase foto dua tersangka pembuhun Brigadir J, Ferdy Sambo bersama istri Putri Candrawathi. (dok polri)

SuaraTasikmalaya.id – Seorang saksi mata menceritakan bagaimana dirinya gemetar melihat kemarahan Ferdy Sambo yang marah menceritakan baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Bahkan, dia melihat kemarahan Ferdy Sambo menjadi tangis ketika menyebut jika jasad yang tergelat adalah Brigadir J.

AKBP Ridwan Soplanit adalah orang pertama di luar lima terdakwa yang ada di lokasi pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).

Diceritakan AKBP Ridwan Soplanit, emosi Ferdy Sambo membuncah ketika menceritakan soal kematian ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

AKBP Ridwan Soplanit melihat bagaimana saat dirinya tiba di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga usai kematian Yosua.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). [Suara.com]
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). (sumber: Suara.com)

Saat itu AKBP Ridwan Soplanit masih menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan, diperintah untuk segera ke Duren Tiga.

AKBP Ridwan Soplanit adalah orang pertama yang datang ke rumah Ferdy Sambo di hari kejadian (8/7/2022) lantaran rumahnya tak jauh dari TKP.

Di dalam persidangan dengan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022), AKBP Ridwan Soplanit menceritakan reaksi Ferdy Sambo kala dirinya tiba hari Jumat itu.

Saat hari kejadian, AKBP Ridwan Soplanit mengaku dihubungi sopir Ferdy Sambo. Saat itu AKBP Ridwan Soplanit diminta untuk menemui Ferdy Sambo di Duren Tiga.

baca juga

Rupanya permintaan agar AKBP Ridwan Soplanit ke Duren Tiga dilakukan berulang kali.

AKBP Ridwan Soplanit mengaku sampai ditelepon sebanyak empat kali oleh sopirnya.

"Pukul 17.30 kurang lebih kami mendengar bunyi handphone,” kata AKBP Ridwan Soplanit.

“Setelah itu, saya mengecek handphone, saya lihat ada panggilan yang keempat kali. Jadi sebelumnya ada missed call tiga kali," Ridwan menjelaskan di sidang.

Rumah AKBP Ridwan Soplanit yang bersebelahan dengan TKP, membuat dirinya bisa segera datang.

Begitu ia tiba di rumah Ferdy Sambo, sudah ada lima orang di sana yakni Sambo, Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf, Adzan Romer, dan Prayogi.

"Kasat, kamu sini ikut saya," perintah Sambo.

"Siap Jenderal," Ridwan mematuhi perintah.

Sampai saat itu, Ridwan belum tahu apa yang terjadi di dalam rumah tersebut.

Namun, begitu ia masuk ke ruang makan lantai satu, Ridwan melihat jenazah bersimbah darah di dekat tangga.

Ferdy Sambo bercerita kepada Ridwan bahwa baru terjadi baku tembak yang melibatkan Richard Eliezer dan Yosua dalam rumahnya.
Sambo juga bercerita soal alasan baku tembak tersebut karena pelecehan yang dilakukan Yosua kepada Putri Candrawathi.

"Peristiwa ini tembak menembak, ini yang tergeletak di bawah Yosua. Ini kejadian ini karena dia melecehkan istri saya," Ridwan menirukan cerita Sambo.

Tak hanya bercerita, Sambo juga meninju tembok dengan emosional. Ia juga menggelengkan kepala dan nyaris menangis.

"Pada saat dia menerangkan, dia menepuk tembok agak keras. Saya agak sempat kaget juga, Yang Mulia," kata Ridwan kepada hakim.

"Kepalanya tunduk ke tembok, kemudian dia melihat saya terus sambil mennggeleng-geleng kepala, matanya agak berkaca-kaca," kata Ridwan.

AKBP yang kini dimutasi ke Pelayanan Markas Polri ini mengaku sempat terenyuh dengan cerita Sambo.

"Saya juga jadi blank, Yang Mulia," kata Ridwan.

AKBP Ridwan Soplanit mengaku terkena jebakan Ferdy Sambo terkait kasus kematian Brigadir Yosua.

Tak hanya itu, Ridwan juga menyebut dirinya sebagai korban dalam skenario palsu Sambo.

"Ini kan saya juga datang, saya korban juga, saya di-prank juga," ujar Ridwan dalam persidangan Kuat Maruf, Bripka Ricky Rizal dan Bharada Ricard Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022).

"Saya bilang dari awal persidangan ini saya sudah bilang karena saya anggap ini etika persidangan, saya menceritakan bukan meyakinkan hakim tapi saya sebagai saksi mewakili institusi menceritakan fakta," jelas dia.

"Karena saya di dalam, waktu terlalu cepat untuk saya bisa terkecuali saya mengetahui peristiwa dan saya mulai dari awal," imbuhnya. (*)

Artikel ini juga tayang di Suara.com berjudul Emosi Ferdy Sambo Meledak saat Karang Cerita Kematian Brigadir J

Video menarik lainnya untuk Anda: Diduga Terseret Kasus Tambang Ilegal di Kaltim, YLBHI Kritik Kapolri Tak Berani Tindak Kabareskrim


 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Positif Covid-19, Putri Candrawathi Ditempatkan di Sel Khusus Rutan Kejagung Diawasi Dokter RS Adhyaksa

Positif Covid-19, Putri Candrawathi Ditempatkan di Sel Khusus Rutan Kejagung Diawasi Dokter RS Adhyaksa

News | Rabu, 23 November 2022 | 16:12 WIB

Putri Candrawathi Positif Covid-19 dan Hadir Sidang Online, Kan Selalu Pakai Masker?

Putri Candrawathi Positif Covid-19 dan Hadir Sidang Online, Kan Selalu Pakai Masker?

Health | Rabu, 23 November 2022 | 16:05 WIB

Kapolri Perlu Tindak Lanjuti Pengakuan Ferdy Sambo yang Teken Surat Penyelidikan Kabareskrim di Kasus Tambang Ilegal

Kapolri Perlu Tindak Lanjuti Pengakuan Ferdy Sambo yang Teken Surat Penyelidikan Kabareskrim di Kasus Tambang Ilegal

News | Rabu, 23 November 2022 | 15:19 WIB

Teka-teki Uang Rp200 Juta di Rekening Brigadir J, Ferdy Sambo Ngaku Miliknya

Teka-teki Uang Rp200 Juta di Rekening Brigadir J, Ferdy Sambo Ngaku Miliknya

News | Rabu, 23 November 2022 | 12:47 WIB

Emosi Ferdy Sambo Meledak saat Karang Cerita Kematian Brigadir J

Emosi Ferdy Sambo Meledak saat Karang Cerita Kematian Brigadir J

News | Rabu, 23 November 2022 | 11:26 WIB

Terkini

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×