SuaraTasikmalaya.id - Kita tahu jika di dunia ini ada dua sisi kehidupan. Ada yang suka ada juga yang benci. Ada ilmu hitam, ada juga ilmu putih, begitu seterusnya.
Dengan kondisi seperti itu, maka pergaulan sosial menjadi penting agar kita hidup tidak banyak musuh.
Nah, berbicara musuh biasanya akan memakan segala cara untuk melumpuhkan kita.
Banyak faktor orang lain menyatakan diri menjadi musuh pada kita. Misal, persaingan asmara, bisnis, bahkan hingga perebutan harta warisan.
Biasanya jika sudah gelap mata, orang-orang yang sudah dikuasai iblis akan memakai segala cara untuk melumpuhkan kita.
Satu di antaranya adalah biasa dikenal dengan menggunakan ilmu hitam dengan mengirimkan santet, guna-guna atau jin untuk datang mengganggu kita.
Untuk menangkal dan mendapat perlindungan Allah SWT dari hal demikian, mendiang Syekh Ali Jaber menyarankan empat hal ini.
Empat hal tersebut, biasanya diamalkan bukan tujuan untuk menangkal guna-guna atau santet, tetapi lebih kepada berserah diri pada Allah SWT atas ketidakberdayaan kita sebagai manusia.
Dijelaskan mendiang Syekh Ali Jaber, ada cara untuk menangani gangguan santet atau guna-guna.
Jika itu memag terjadi, maka solusinya bukan lagi mendatangi dukun untuk pembebasan dan balas dendam, melainkan berserah sepenuh hati pada Allah.
Kalau saja kita pergi ke dukun dan melakukan hal sama, maka kata Syekh Ali Jaber termasuk dalam golongan musyrik.
Dengan dosa besar musyrik, Syekh Ali Jaber sangat melarang umat Islam untuk mendatangi dan meminta bantuan pada dukun.
Jika sudah terjebak bersekutu dengan dukun, artinya menyerahkan diri pada jin dan setan.
Ada empat cara yang bisa dilakukan saat kita meyakini telah mendapat gangguan santet dan guna-guna.
“Gak usah panggil dukun dukun ya,” ucap Syekh Ali Jaber.