SuaraTasikmalaya - Orangtua Reino Barack tampaknya merasa terusik kehormatannya setelah diduga mengetahui tahu masa lalu Syahrini.
Ayah Reino Barack Rosana Barack dan Rosano Barack dan Reiko Barack (Ibu) sudah tak tahan lagi menyimpan ketidaksetujuan dengan tingkah laku Syahrini.
Menurut mereka Syahrini sudah mencoreng keluarga besar Barack.
Keluarga Reino Barack bukan kaleng-kaleng. Hartanya berlimpan dan merupakan Keluarga Konglomerat sejak zaman Kerajaan Kutai.
Ini dia Inilah Profil keluarga Reino Barack yang dirangkum tasikmalaya.suara.com dari berbagai sumber.
Keluarga Barack adalah saudagar Banjar dari Kalimantan Selatan. Namun Samsoedin Barack merantau ke Kalimantan Timur.
Samsoedin Barak sukses di Samarinda. Saat itu Samarinda berada di bawah kekuasaan Kesultanan Kutai sebagai pusat perdagangan.
Samsoedin Barack, adalah pedagang antarpulau yang memasok sejumlah barang yang dibutuhkan oleh Kesultanan Kutai.
Bisnisnya berkembang pesat setelah dipegang putranya yang bernama Muhammad Barack. Muhammad Barack mulai invansi perdagangan ke luar Kalimantan.
Muhammad Barack menikah dengan Maryam dan memiliki lima anak, yaitu Ali Barack, Aluh Ayu, Aluh Bintang, Sari Bulan, dan Ahmad Barack.
Ali dan Ahmad terjun juga ke dunia dagang. Ali dan Ahmad membangun usaha dan mendirikan kampung HBS di sekitar Pasar Pagi.
Usaha Ali berkembang karena Kesultanan Kutai memberikan lahan pertanian di daerah Sungai Pinang Karang Asam. Konsesi tersebut mendapat restu dari Residen Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
Ali mengembangkan Bisnis HBS hingga ke Singapura, Belanda, dan Jerman. HBS juga membidani kelahiran Sarekat Islam (SI) pada 1913 di kota tersebut.
Namun pada tahun 1940-an, pengaruh HBS mulai melemah. Alasannya Omar Barack Membenci Belanda
Penyebab kemunduran itu adalah karena pemerintah kolonial Belanda melarang HBS ekspor barang.