Kondisi Psikologis Neymar Anjlok Pasca Kalah di Piala Dunia 2022, Ternyata Atlet Juga Rentan Kena Gangguan Mental?

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 14 Desember 2022 | 09:25 WIB
Kondisi Psikologis Neymar Anjlok Pasca Kalah di Piala Dunia 2022, Ternyata Atlet Juga Rentan Kena Gangguan Mental?
Penyerang Brazil Neymar menangis setelah timnya kalah dalam pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia 2022 antara Kroasia dan Brazil di Stadion Education City di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Jumat (9/12/2022). [Adrian DENNIS / AFP]

Suara.com - Kondisi psikologis Neymar dikabarkan memburuk pasca Timnas Brasil gagal di Piala Dunia 2022. Kena gangguan mental ya Neymar?

Legenda pesepakbola Brasil Ronaldo bahkan mengungkapkan kalau Neymar mengalami tekanan yang tidak proporsional untuk manusia. Sehingga kondisi Neymar hancur secara psikologis.

"Saya akan menyarankan didukung secara psikologis untuk menahan tekanan ini, yang sangat tidak proporsional bagi manusia," kata Ronaldo dikutip ESPN.

Penyerang Brazil Neymar menangis dan dihibur oleh bek Brazil Dani Alves setelah tim mereka kalah dalam pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia 2022 antara Kroasia dan Brazil di Stadion Education City di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Jumat (9/12/2022). [Adrian DENNIS/AFP]
Penyerang Brazil Neymar menangis dan dihibur oleh bek Brazil Dani Alves setelah tim mereka kalah dalam pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia 2022 antara Kroasia dan Brazil di Stadion Education City di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Jumat (9/12/2022). [Adrian DENNIS/AFP]

Meski begitu, Ronaldo yakin kalau striker berusia 30 tahun itu akan kembali dengan semangat dan keinginan yang sama terhadap sepakbola.

"Tapi saya ingin memperkuat kebutuhan ini untuk memantau kesehatan mental para pemain kami. Sangat penting bagi kami untuk mengatasi masalah ini, terutama terkait dengan Piala Dunia, di mana seluruh dunia melihat tim nasional. Dunia sedang melihat Neymar," lanjutnya.

Sebagai salah satu mantan atlet yang membawa Brasil menang Piala Dunia, Ronaldo rupanya pernah merasakan hal yang sama seperti Neymar.

Pemain sepakbola memang jadi salah satu atlet yang rentan alami gangguan mental. Penelian dari FIFPRO pada 2013 ditemukan kalau gangguan psikologis yang rentan dialami pemain sepakbola berupa gejala yang berkaitan dengan depresi dan kecemasan.

Pada tahun 2017, penelitian di antara 262 pemain sepak bola profesional juga ditemukan kalau pemain yang cedera parah hampir 2–7 kali lebih mungkin mengalami gejala kesehatan mental pada 12 bulan berikutnya dibandingkan dengan pemain sepak bola yang tidak cedera.

Penyerang Brazil Neymar menangis setelah timnya kalah dalam pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia 2022 antara Kroasia dan Brazil di Stadion Education City di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Jumat (9/12/2022). [Adrian DENNIS / AFP]
Penyerang Brazil Neymar menangis setelah timnya kalah dalam pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia 2022 antara Kroasia dan Brazil di Stadion Education City di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Jumat (9/12/2022). [Adrian DENNIS / AFP]

Masalah kesehatan mental digambarkan sebagai keadaan mental dan emosional yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, atau suasana hati seseorang. Mereka mencakup berbagai masalah seperti perasaan tertekan, kecemasan, depresi, gangguan tidur atau penyalahgunaan zat.

Seseorang memiliki masalah kesehatan mental, ketika perasaan tidak menyenangkan atau tidak normal dan/atau perilaku yang tidak dapat disesuaikan atau tidak normal ini dapat menyebabkan keterbatasan dalam berfungsi baik dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan atau olahraga.

Secara umum, ada banyak penyebab yang menekan kesehatan mental seseorang. Menurut FIFPRO, berikut beberapa penyebab gangguan mental pada atlet sepakbola.

1. Cedera parah

Pesepakbola profesional saat ini yang menderita tiga atau lebih cedera parah selama karir mereka berisiko dua hingga empat kali lebih mungkin alami masalah kesehatan mental juga. Sebab cedera parah berkorelasi dengan masalah kesehatan mental pasca-karir di antara pemain yang sudah pensiun.

2. Hubungan dengan pelatih dan rekan satu tim

Pesepakbola profesional yang mengalami hubungan yang buruk dengan pelatih atau rekan satu tim lebih mungkin melaporkan masalah kesehatan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ronaldo Sarankan Neymar Mendapatkan Bantuan Psikologis Usai Gagal di Piala Dunia 2022

Ronaldo Sarankan Neymar Mendapatkan Bantuan Psikologis Usai Gagal di Piala Dunia 2022

| Rabu, 14 Desember 2022 | 06:00 WIB

Neymar Dibebaskan dari Tuduhan Penipuan dan Korupsi Bursa Transfer

Neymar Dibebaskan dari Tuduhan Penipuan dan Korupsi Bursa Transfer

Bola | Rabu, 14 Desember 2022 | 05:48 WIB

Kondisi Neymar Memburuk karena Tertekan, Ronaldo: Butuh Dukungan Psikologis

Kondisi Neymar Memburuk karena Tertekan, Ronaldo: Butuh Dukungan Psikologis

Bola | Rabu, 14 Desember 2022 | 06:05 WIB

Terkini

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:35 WIB

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:50 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:15 WIB

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:26 WIB

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:10 WIB

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:03 WIB

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:17 WIB

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:05 WIB