tasikmalaya

Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Tata Cara Berbuka Puasa Sunnah Berikut Dalilnya, Kata Ustadz Adi Hidayat Lc

tasikmalaya Suara.Com
Rabu, 25 Januari 2023 | 14:00 WIB
Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Tata Cara Berbuka Puasa Sunnah Berikut Dalilnya, Kata Ustadz Adi Hidayat Lc
Tangkap layar ceramah Ustaz Adi Hidayat jelaskan puasa sunah rajab (Youtebe Adi Hidayat Official)

SuaraTasikmalaya- Doa buka puasa Rajab 2023 sebenarnya sama dengan doa buka puasa umunya. Yang beda adalah niatnya.

Penceramah yang sedang viral di medsos  Ustadz Adi Hidayat menjelaskan doa berbuka  Puasa Rajab harus mengacu kepada dalil atau  hadist shahih. Sebab ibadah tanpa dasar hukum malah akan sia-sia.

Sebab kata lulusan Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ini, di kalangan umat Islam banyak yang melaksanakan ibadah termasuk puasa sunah rajab tanpa berlandaskan dalil atau hadits.

 Doa berbuka puasa seuai dengan hadist nabi, kata Ustadz Adi Hidayat mengacu pada hadist riwayat At-Tirmidzi nomor hadist 2357 riwayat sahabat Ibnu Omar

Ketuka berbuka puasa, senantiasa memanjatkan permohonan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan bagi diri sendiri dan keluarga.

Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."

"Kalau dibahasa-arabkan kurang lebih Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin begitu maknanya," pungkas  Ustadz Adi Hidayat.

Pada saat berbuka puasa, disunnahkan menyegerakannya sesuai hadist Nabi Muhammad SAW.

'Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah'

Baca Juga: Ini Amalan di Bulan Rajab sejak Tanggal 1 hingga Akhir Bulan, Kesempatan Istimewa Mendulang Pahala, Menghapus Dosa

Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

Dari hadist tersebut terdapat dua pendapat tentang cara makan dan berdoa bagi umat muslim.

Ustadz Adi Hidayat menguraikan, pendapat pertama mengacu pada arti dari hadist tersebut telah hilang dahaga, maka dapat diartikan minum terlebih dahulu kemudian membaca doa.

"Pada hal ini ada yang mengamalkan baca bismillah dulu, minum, baru membaca doa tersebut, kemudian dilanjutkan dengan mencicipi kurma dan makan makanan lainnya," ujarnya.

Pendapat kedua doa itu dibaca ketika berbuka sebelum minum dan makan, sebagaimana hal ini sebagai jaminan ketenangan yang diberikan Allah SWT.

Meski ada dua pendapat, Ustadz Adi Hidayat mengatakan tak ada yang perlu dipertentangkan. Dibaca sebelum dan sesudah bukan suatu masalah, asalkan membaca doa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI