SuaraTasikmalaya.id - Racikan maut miras oplosan renggut nyawa 2 pemuda di Tasikmalaya, campuran Etanol 96 persen hingga minuman berenergi, yang buatnya bikin melongo!
Sementara itu, 3 lainnya dalam perawatan. Kejadian ini terjadi di Kampung Pasir Panjang Desa Kalimanggis Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan menjelaskan, bahwa dari pengakuan tersangka MF (24 tahun) yang merupakan seorang mahasiswa, ia miras belajar dari Internet.
Saat itu ia meracik Etanol 96 persen dicampur dengan kratingdaeng, obat batuk dan coca-cola.
"Korban meninggal adalah MS dan AL sedangkan AD, IM dam RV (dua laki-laki dan 1 perempuan) masih dalam perawatan di RSUD Dr Sukardjo dan kondisinya semakin membaik," tuturnya.
Kapolres mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengamankan tersangka MF yang merupakan warga Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya.
"Awal terjadinya hari Sabtu tanggal 28 Januari 2023, sekitar jam 18.30 WIB. Pada saat itu tersangka MF meracik miras oplosan, kemudian meminumnya dengan 5 rekannya," ungkapnya.
Untuk korban MS meninggal di RSUD Dr Sukardjo pada Minggu (29/1/2023) dan korban AL meninggal dunia pada esok harinya Senin (30/1/2023) saat menjalani perawatan di puskesmas Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.
"Diakui pelaku MF, dia membeli Etanol secara online seharga 83 ribu per liter, sedangkan oplosan lainnya disediakan oleh rekannya," terangnya.
Baca Juga: Mulan Jameela Buka Konser Dewa 19 di JIS, Minta Penonton Tertib sampai Acara Selesai
Selanjutnya saat mereka berkumpul disebuah kontrakan, pelaku meracik miras kemudian meminumnya dengan kelima rekannya.
Namun tak disangka, pada hari Minggu ada satu rekannya mulai merasakan gejala sakit perut, mual dan muntah.
"Pengakuan pelaku kepada penyidik, dia ini bisa meracik oplosan sejak tahun 2015, dan baru kali ini sampai memakan korban," sambung Kapolres sebagaimana dikutip dari akun Tiktok @polsektelukjambe.
Disisi lain, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo meminta warga agar tidak mendekati semua jenis minuman beralkohol.
"Dihimbau kepada masyarakat jangan tergoda minuman keras karena tidak baik bagi kesehatan, apalagi miras tersebut adalah miras oplosan yang tentunya tidak sesuai dengan standar sanitasi pangan," tukasnya. (*)