"Bukan soal strategi pelatih mudah dibaca lawan, tap lebih ke karakter pemain yang mudah dibaca.
Ditambah minimnya materi pelatih saat dari academi. Ditambah dengan otot yang kurang baik dari dini yg ngakibatkan kalah dalam duel secara umum," ujar warganet lainnya.
"Masalahnya kita kekurangannya banyak, kelebihannya sedikit," jawab akun @ultimate.
Bagaimana menurut Anda? (*)