Ingat, syukuri nikmat yang Allah berikan. Ingat kepada Allah..
“Kalian jangan mati kecuali dalam kondisi Islam.”
Iya saya orang Islam. Tapi ingat bahwa tidak ada jaminan kita mati dalam kondisi Islam. Bagaimana Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan tentang akan datangnya masa:
“Pagi harinya beriman, sore harinya sudah kafir. Sorenya beriman, paginya sudah kafir. Dia menjual agamanya demi mendapatkan sedikit dari kenikmatan dunia.” (HR. Muslim)
Kita semua punya kesempatan yang sama untuk masuk surga, tapi kita juga punya kesempatan yang sama untuk masuk neraka. Tidaka ada bedanya antara yang di atas mimbar dengan yang duduk di sana.
Ahibbati fillah.. Sebagian kita hidup dengan kalender Masehi. Yang ada dalam benak dia bahwa hari ini tanggal 11 Maret.
Ahibbati fillah.. Apa belum tiba saatnya tidak untuk berbangga dengan peradaban umat Islam? Apakah belum tiba saatnya kita mengenang hijrahnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam? Ada yang sampai mati tidak tahu dengan kalender Hijriyah, dia tidak peduli.
Ahibbati fillah.. Hari ini tangagl 8 Sya’ban. Ada apa dengan 8 Sya’ban? Jika kita melihat kehidupan maka biasa-biasa saja. Pasar tetap buka seperti itu, masjid juga tetap buka seperti biasa.
Banyak di antara umat Islam yang lupa dengan keutamaan bulan Sya’ban. 22 hari lagi (dengan izin Allah) kita akan masuk ke bulan Ramadhan.
Usamah bin Zaid Radhiyallahu Ta’ala ‘Anhuma, dia heran dengan sikap Nabi di bulan Sya’ban. Ada perubahan di diri Nabinya ‘Alaihish Shalatu was Salam.
“Ya Rasulullah, aku melihat engkau pausa di Sya’ban ini tidak seperti di bulan-bulan lainnya…”
Ada apa sebenarnya? Sedangkan sebagian kita tidak ada perubahan di diri dia. Apa jawab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam?
“Bulan Sya’ban ini bulan yang dilalaikan oleh manusia (tidak dipedulikan oleh mereka), bulan ini bulan kecepit, lokasinya di antara bulan Rajab (salah satu bulan haram) dan bulan Ramadhan (bulan puasa yang semua umat Islam maklum dengan fadhilah dan keistimewaannya).”
Adapun bulan Sya’ban ada di tengah. Kita semua berfikir Ramadhan. Iya bahkan kita berdoa: (Ya Allah sampaikan kami ke bulan Ramdhan).
Tapi di bulan Sya’ban ini ternyata ada keistimewaan yang kata Nabi banyak orang lalai. Sehingga di bulan Sya’ban seperti biasa. Padahal kata Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: