SuaraTasikmalaya.id – Belum lama ini beredar kabar perseteruan antara seorang pesilat, Denny Aprisani, dengan Gus Samsudin Jadab. Karena mulai ramai diperbincangkan dan muncul kabar simpang siur, Denny memutuskan untuk menjelaskan kronologi kejadian tersebut melalui akun youtubunya.
Berawal dari live Tiktok Adi Kadabra, sebagai temannya Denny ingin bergabung dalam live tersebut. Begitu bergabung, ternyata dalam live tersebut sudah ada Gus Samsudin yang sedang cek-cok dengan tensi yang cukup tinggi.
“Daripada cek-cok, daripada ribut mulu terus adu-adu tenaga dalam, coba sekali-kali adu baku hantam. Biar saya jadi wasit.” komentar Denny dalam live tersebut.
Komentar tersebut kemudian tak dihiraukan dan Gus Samsudin terus marah-marah kepada Adi Kadabra hingga akhirnya ia keluar. Setelah itu barulah Denny dinaikkan dan mengobrol dengan Adi Kadabra membahas apa yang baru saja terjadi dan mengusulkan hal yang sama dengan komentarnya tadi.
Ketika itu, Gus Samsudin tiba-tiba masuk lagi ke live tersebut dan langsung marah-marah mengatakan agar Denny naik saja ke pencak dor. Mendengar perkataan seperti itu dengan tensi yang sudah meninggi, Denny pun ikut terbawa suasana dan langsung mengiyakan tantangan tersebut.
Namun hal ini tak kunjung menemukan kejelasan hingga dianggap hanya settingan oleh para netizen, pembahasan topik utamanya pun dibawa melebar ke mana-mana oleh Gus Samsudin. Denny merasa tidak diberi kesempatan berbicara untuk mengklarifikasi apa yang disampaikan Gus Samsudin sehingga membuat suasana makin memanas.
Beberapa waktu kemudian setelah live tersebut Denny bahkan sudah meminta persetujuan dari Ketua Umum Silat Bebas agar pertandingan mereka dapat benar-benar terlaksana. Karena sudah terlalu mbulet dan melenceng begitu jauh dari topik utama untuk naik ke pencak dor, Denny kembali meminta ketegasan dari Gus Samsudin.
“Sebagai seorang pesilat yang mana diajarkan di SH Terate, ya kita kuat karena kita berlatih fisik. Sesuai dengan kodrat iramanya masing-masing, tidak ada kebal dan lain-lain. Dipukul ada rasa sakit, tapi bagaimana mengurangi rasa sakit tersebut dengan berlatih, memperkuat otot, dan lain-lain.” jelas Denny Aprisani. Menanggapi konten-konten dan tingkah Gus Samsudin yang demikian, ia ingin melihat apakah orag yang berlatih fisik dengan “ilmu mental” ini benar-benar dapat dibuktikan.
Keesokannya berita ini sudah menyebar dan ramai di mana-mana sehingga turut mengundang antusiasme dan dukungan anggota SH Terate dari berbagai daerah dan para pesilat lainnya. Atas kejadian tersebut Denny mengklarifikasi bahwa ia tidak mau membawa massa ke dalam masalah pribadinya.
Kalaupun jadi bertemu, ia tidak mau membawa banyak massa karena memang tidak ada sangkut-pautnya dengan organisasi, padepokan Gus Samsudin, dll. Pada akhirnya Denny meminta pertanggungjawaban perkataan Gus Samsudin agar segera diklarifikasi bagaimana kejelasan pertarungan tersebut agar permasalahan dapat segera diselesaikan. (*)
Editor: Lukas Muhammad
Sumber: Akun youtube Denny Wewey