Hormon ini dapat mempengaruhi metabolisme tubuh dan menambah lemak di sekitar pinggul, paha, dan payudara. Hal ini dapat membuat wanita lebih berpotensi mengalami obesitas.
2. Perbedaan massa otot
Pria cenderung memiliki massa otot yang lebih banyak dan besar dibandingkan dengan wanita.
Massa otot yang lebih banyak dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lemak lebih efektif. Sementara itu, wanita yang memiliki massa otot yang sedikit cenderung lebih mudah mengalami obesitas.
3. Kebiasaan makan dan aktivitas fisik
Kebanyakan wanita memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurang melakukan aktivitas fisik dibandingkan dengan pria.
Hal ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan berpotensi mengalami obesitas.
4. Faktor psikologis
Beberapa faktor psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi juga dapat mempengaruhi berat badan.
Wanita cenderung lebih rentan mengalami stres dan kecemasan dibandingkan dengan pria, sehingga dapat memicu peningkatan berat badan dan obesitas.
Meskipun wanita lebih berpotensi mengalami obesitas, tetapi dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan aktif secara fisik.
Selain itu juga, mengatur pola makan yang seimbang, maka potensi untuk mengalami obesitas dapat diminimalisir. (editor: kangdar)