Kemenkeu Kembali Diterpa Kontroversi, Mahfud MD Beberkan Transaksi Mencurigakan Senilai Rp300 Triliun yang Melibatkan 460 Orang!

tasikmalaya

Kamis, 09 Maret 2023 | 12:48 WIB
Kemenkeu Kembali Diterpa Kontroversi, Mahfud MD Beberkan Transaksi Mencurigakan Senilai Rp300 Triliun yang Melibatkan 460 Orang!
Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan adanya keterlibatan 460 orang terkait dengan transaksi mencurigakan (Suara.com)

SuaraTasikmalaya.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengatakan bahwa terdapat transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang telah terjadi sejak tahun 2009 dan melibatkan 460 orang.

Mahfud MD menjelaskan bahwa transaksi mencurigakan ini merupakan hasil akumulasi laporan sejak tahun 2009 hingga 2023. 

Dalam rentang waktu tersebut, telah ada lebih dari 160 laporan yang masuk namun belum ada perkembangan informasi yang signifikan terkait hal tersebut. 

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Mahfud pada Rabu (8/3/2023) di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia (UII), yang berlokasi di Jalan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta

Menurut Mahfud MD, laporan mengenai transaksi mencurigakan di Kemenkeu sejak tahun 2009 tidak mendapat respons yang cepat sehingga menumpuk dan berdampak panjang. 

Hal ini dikaitkan dengan kasus mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo di mana respons baru diberikan dan dibuka ke publik setelah kasus tersebut mencuat ke permukaan.

"Kadang kala respons itu muncul sesudah menjadi kasus kayak yang Rafael. Rafael itu menjadi kasus lalu dibuka, lho ini sudah dilaporkan tapi kok didiemin gitu, baru sekarang bisa dibuka," ujar Mahfud MD, Rabu (8/3/2023).

Selanjutnya, Mahfud MD juga mengatakan bahwa hal serupa juga pernah terjadi pada kasus tindak pidana pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji.

"Dulu Angin Prayitno sama, enggak ada yang tahu sampai ratusan miliar diungkap oleh KPK, baru dibuka. Nah itu saya kira karena kesibukan yang luar biasa sehingga perlu sistem saja menurut saya," lanjut mantan Hakim MK tersebut. 

baca juga

Meskipun begitu, Menko Polhukam Mahfud MD memberikan apresiasi atas langkah yang telah diambil oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dengan cepat melakukan pembersihan terhadap dugaan kasus pencucian uang di Kementerian Keuangan.

"Saya sangat hormat dan salut dengan Bu Sri Mulyani yang hebat untuk membersihkan itu, sudah lama mengambil tindakan-tindakan cepat tapi menumpuk sebanyak itu karena itu bukan Sri Mulyani. Itu ganti menteri sudah empat kali itu kalau sejak 2009 tidak bergerak," sambung Mahfud MD.

Sebelumnya, Mahfud MD telah mengungkapkan adanya temuan baru terkait transaksi mencurigakan di lingkungan Kementerian Keuangan yang mencapai Rp 300 triliun. 

Menurut Mahfud, temuan tersebut terpisah dari transaksi senilai Rp 500 miliar yang berasal dari rekening mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya yang telah dibekukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). (*)

Editor: Lukas Muhammad

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahfud MD Buka Suara Terkait Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Kementerian Keuangan, Berikut Penjelasannya

Mahfud MD Buka Suara Terkait Transaksi Mencurigakan Rp300 Triliun di Kementerian Keuangan, Berikut Penjelasannya

Tasikmalaya | Kamis, 09 Maret 2023 | 10:54 WIB

Geng Rafael Alun di Dirjen Pajak Akan Diungkap dalam Waktu Dekat

Geng Rafael Alun di Dirjen Pajak Akan Diungkap dalam Waktu Dekat

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 10:44 WIB

Deretan Harta Pejabat DJP Wahono Saputro Kolega Rafael Alun: Tanah Di Mana-mana, Isi Garasinya Mobil Mewah

Deretan Harta Pejabat DJP Wahono Saputro Kolega Rafael Alun: Tanah Di Mana-mana, Isi Garasinya Mobil Mewah

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 09:10 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB