SuaraTasikmalaya.id - Pertemuan antara Mario Dandy Satriyo dan mantan pacarnya, Anastasia Pretya Amanda alias APA, menjadi sorotan setelah terjadi peristiwa penganiayaan kepada David Ozora. Pertemuan tersebut terjadi di kafe di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, 21 hari sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
"Di tanggal 30 Januari itu Amanda sedang berkumpul dengan teman-teman di sebuah kafe di Kemang, lagi hang out sama teman-temannya di sana. Saudara MDS (Mario) ini datang menemui, terjadilah percakapan," kata kuasa hukum Amanda, Enita Edyalaksmita di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/3/2023).
Dalam keterangan dari Enita, Amanda dikatakan tidak mengenal AG, pacar dari David. Namun, pernyataan tersebut masih menjadi bahan penyelidikan dan akan dicari tahu lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Enita juga menegaskan bahwa hubungan antara Mario Dandy dan kliennya tersebut sudah berakhir di tahun 2022.
"Dan hubungan Amanda dan MDS sudah berakhir di tahun kemarin di tahun 2022. Mereka sudah menjalani kehidupan masing-masing," lanjut Enita.
Meski dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan terkait sosok AG ataupun David, namun hal ini tetap menimbulkan spekulasi dan menjadi bagian dari penyelidikan kasus tersebut. Sebab, peran Mario dan APA dalam peristiwa tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
Selain datang untuk memenuhi panggilan, Enita juga menuturkan bahwa dirinya melaporkan Mario Dandy atas dugaan pencemaran nama baik.
"Kami sudah membuat LP (laporan) 14 Maret, LP kita sudah sampai di Jatanras," ungkap Enita.
Enita menjelaskan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan ini berkaitan dengan tudingan Mario Cs terhadap Amanda sebagai pihak pembisik adanya 'perbuatan tidak menyenangkan' yang dilakukan David terhadap AG. (*)
Baca Juga: Pemakaman Nomo Koeswoyo Diiringi Isak Tangis, Chicha Koeswoyo Terus Menunduk