SuaraTasikmalaya.id- Yahya Zainul Ma’arif atau dikenal dengan sapaan Buya Yahya itu memberikan ciri tanda amal seseorang diterima itu bisa dilihat dari kerinduan.
Dilansir Suara Tasikmalaya.id dari YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menerangkan kalau tanda seseorang diterima amalnya itu bisa dilihat dari kerinduan kita untuk melakukannya lagi.
Ia menuturkan, tanda amal seseorang diterima oleh Allah itu adalah kita semakin rindu untuk melakukan kebaikan terus menerus.
Buya Yahya menuturkan, jika diterima shalatnya, kita semangat dan rindu untuk melakukan shalat, jika pergi ke masjid untuk melakukan shalat berjamaah, maka itu telah diterima shalat berjamaahnya.
Seperti halnya ketika memberikan hadiah kepada manusia, sesuatu yang disenangi dan hal itu diberikan kepada manusia, kita akan mendapatkan balasan berupa kebaikan juga.
Maka, Pengasuh Lembaga Da’wah Al Bahjah itu menuturkan. “karena diterima amalnya, maka kita seneng dan semangat untuk melakukannya lagi, semakin kuat kerinduannya untuk melakukan itu lagi,” Ujar Buya yahya.
Sama halnya ketika kita mendapatkan sanjungan dari manusia ketika kita memberikan hadiah kepadanya, maka Allah pun akan memberikan kerinduan dan sanjungan kepada orang yang diterima amalnya.
Sebaliknya, Buya Yahya menuturkan, amal yang tidak diterima itu kita dibikin malas dan tidak ada dorongan untuk melakukan amalan tersebut. tidak ada kata rindu, dan tidak ada kenikmatan.
“Tiba-tiba dibikin males, itu tanda tidak diterima oleh Allah,” tambahnya.
Baca Juga: Stres dan Tegang Banget, Nggak Sanggup Nonton Ahsan Hendra! Alhamdulillah Tembus Final All England
Orang yang diterima itu akan mendapatkan makna lughat (nikmat) dan nikmat dalam ibadah ini tidak akan pernah bisa dirasakan dan disandingkan kenikmatannya di dunia. (*/editor zahran)