SuaraTasikmalaya.id- Prof. Yahya Zainul Ma’arif atau dikenal dengan sapaan Buya Yahya, memberikan bekal bulan Ramadhan supaya diri kita siap dalam menghadapinya.
Dilansir Suara Tasikmalaya.id dari YouTube Buya Yahya, kata Buya, untuk mempersiapkan bulan suci Ramadhan,kita harus lebih dahulu untuk melakukan amal qalbi.
Ia menegaskan, amal qalbi (amal hati) lebih utama daripada amal zohir.
Pertama kali yang harus dilakukan adalah instropeksi diri mengenai amal batin. Yakni, seberapa diri kita rindu kepada bulan suci Ramadhan.
Kemudian, Buya Yahya menegaskan, sejauh mana ilmu kita memahami tentang Ramadhan, kemuliaan Ramadhan, ada apa dengan Ramadhan.
Tak hanya itu, Ia menegaskan untuk menumbuhsuburkan hati untuk mempersiapkan Ramadhan.
“Menyambut Ramadhan itu apasih, bukan sekedar ucapan Mubarak, marhaban ya Ramadhan,” ujar Buya Yahya.
Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah menuturkan, menyambut bulan suci, bukan hanya sekedar ucapan yang diperbanyak, sebab dalam memuliakan Ramadhan, itu tidak ada esensinya.
“Ketika mengucap selamat datang, kursi tidak disediakan, makanan engga ada, minuman gak disediakan, tidak menghormati tamu, sama halnya ketika bulan Ramadhan hanya sekedar mengucap saja, tanpa ada instropeksi diri,” tambahnya.
Baca Juga: Rachmat Irianto Ucapkan Selamat Ultah Persib, Bobotoh Ungkap Fakta Menarik
Kata dia, ketika menyambut manusia sebagai tamu, dibukakan pintunya, disediakan makanan dan minuman, dipelakukan dengan sebaik mungkin.
"Begitu pula dengan keharusan kita menyambut Ramadhan," kata Buya Yahya.
Buya Yahya menuturkan, hal yang utama adalah memantapkan hati untuk membuat perubahan.
"Tanamkan kerinduan kepada Ramadhan, setelah itu melakukan langkah-langkah untuk memuliakan Ramadhan," pesannya. (*/editor zahran)