4. Tomat Hijau
Tomat hijau mengandung ekstrasi solanin yang disebut dengan tomatin. Keracunan tomatin ini akan membuat korbannya merasa pusing, sulit bernapas, sakit perut, diare, dan kerusakan pada sistem otak.
Kandungan tomatin ini akan berkurang saat tomat menjadi lebih matang. Oleh karena itu, baiknya kita mengurangi konsumsi tomat hijau.
5. Kentang
Kentang adalah makanan yang cukup digemari oleh masyarakat. Akan tetapi, tak banyak yang tahu bahwa kentang yang berwarna hijau memiliki kandungan solanin yang dapat menyebabkan mual, sakit kepala, hingga keracunan saraf, serta kematian.
Proses memasak pun tidak dapat mengurangi kandungan solanin pada kentang. Maka sebaiknya kita menghindari konsumsi kentang hijau.
6. Kacang Merah
Kacang merah pada dasarnya kaya akan nutrisi. Tetapi, kacang merah yang masih mentah memiliki kandungan lectin, yang dapat menggumpalkan sel darah merah.
Cara aman mengonsuminya adalah merendam kacang semalaman, lalu merebusnya selama 30 menit dengan api yang besar sebelum dimasak.
7. Jengkol
Jengkol mengandung asam jengkolat yang dapat menyebabkan keracunan pada tubuh. Gejalanya ditandai dengan sulit buang air, kencing berbusa, kejang, serta kerusakan pada ginjal.
Baiknya, sebelum dikonsumsi, jengkol dihilangkan terlebih dahulu kandungan asam jengkolatnya.