SuaraTasikmalaya.id – Bulan Ramadhan selalu identik dengan Al-Quran. Karena pada bulan ini, Al-Quran diturunkan oleh Allah SWT sebagai petunjuk bagi umat muslim.
Selain itu, berdasarkan hadis riwayat Al-Bukhari dan hadis riwayat Ibnu Abbas nomor 3220, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan sosok paling lembut, paling baik budi pekertinya, dan paling mulia jiwanya.
Akan tetapi, pada bulan Ramadhan ini kebaikan serta kemuliaannya tersebut meningkat berkali-kali lipat.
Hal ini dikarenakan beliau selalu memiliki agenda khusus di bulan Ramadhan untuk meningkatkan keimanannya.
Agenda khusus tersebut yaitu belajar dan membaca Al-Quran, yang bahkan setiap harinya selalu disaksikan oleh malaikat Jibril.
Dalam satu bulan berpuasa, Rasulullah mampu mengkhatamkan 30 juz Al-Quran.
Oleh karena itu, para ulama sepakat bahwa bulan Ramadhan itu identik dengan ibadah membaca Al-Quran.
Maka dari itu, sebagai umat muslim kita juga harus membuat agenda membaca Al-Quran di bulan Ramadhan.
Selain karena merupakan perbuatan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, tetapi membaca Al-Quran di bulan Ramadhan ini menghasilkan pahala yang jauh lebih besar daripada biasanya.
Jika biasanya membaca 1 huruf Al-Quran sama dengan 1 amal kebaikan, maka di bulan Ramadhan membaca satu huruf Al-Quran sama dengan 100 amal kebaikan.
Jadi di bulan Ramadhan ini kita harus memperbanyak interaksi dengan Al-Quran, yaitu membaca Al-Quran atau membaca sembari memaknai isinya. (*)