Luis Milla berinisiatif menghidupkan penguasaan bola di sektor tengah dan belakang dengan memasukkan Dedi Kusnandar menggantikan Ricky Kambuaya, dan Rezaldi Hehanussa yang digantikan Achmad Jufrianto di menit 54'.
Serangan demi serangan dilakukan anak buah Luis Milla yang terus menekan ke benteng pertahanan Persis Solo untuk mencari gol kedua.
Terus menerus menyerang, Persib Bandung mampu membalikkan keadaan pada menit 63' melalui David Da Silva yang memanfaatkan kesalahan dari bek Persis Solo, Jaime Xavier. Ia melakukan tendangan keras ke gawang Gianluca Pandeynuwu, sehingga mengubah skor menjadi 2-1 untuk Maung Bandung.
Serangan silih berganti diperagakan kedua tim, pada menit 65' Abduh Lestaluhu lagi-lagi gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang Teja Paku Alam, tendangannya dari sisi kanan gawang masih membentur tiang.
Pertandingan sempat tertunda pada menit 77' dikarenakan ada insiden yang melibatkan pendukung kedua kesebelasan di Stadion Pakansari, Bogor.
Setelah suasana berhasil diredam, pertandingan kembali dilanjutkan. Tak perlu waktu lama setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Frets Butuan berhasil menambah keunggulan pada menit 81' melalui tendangan kerasnya yang memanfaatkan umpan dari Dedi Kusnandar. Persib Bandung unggul 3-1 atas Persis Solo.
Lagi-lagi Persib hampir mampu menambah gol pada menit 83', namun umpan silang Marc Klok gagal dimaksimalkan David Da Silva.
Tambahan waktu empat menit babak kedua, berhasil dimaksimalkan Persib Bandung untuk mempertahankan keunggulan atas Persis Solo.
Kemenangan 3-1 atas Persis Solo membuat Persib Bandung berhasil mempertahankan peringkat dua klasemen dengan 62 poin dari 32 kali bermain. Sementara itu, Persis Solo masih tertahan di peringkat 12 klasemen dengan poin 40 dari 32 kali pertandingan yang dijalaninya. (*/editor zahran)