SuaraTasikmalaya-Lobi Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar Indonesia terhindar dari sanksi berat FIFA usai gagalnya Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 ternyata berhasil. Indonesia tidak dihukum berat, namun FIFA hanya menjatuhkan sanksi administrartif bagi Indonesia yakni tak memperoleh dana senilah Rp 141,5 Miliar dari FIFA.
"Alhamudlilah kita terhindar dari sanksi berat FIFA," kata menteri BUMN Itu.
Erick Thohir memang diutus Presiden Jokowi untuk melobi FIFA agar Indonesia terhindar dari sanksi berat. Memang selama ini berkembang di media sosial prediksi-prediksi Indonesia bakal dikucilkan dari dunia persepakbolaan .
Melansir dari laman FIFA, Kamis (6/4/2023), FIFA hanya menghukum Indonesia dengan sanksi administrasi. Artinya Indonesia hanya kehilangan duit karena penggunaan dana dari FIFA dibekukan.
Seperti diketahui FIFA memang sedang giat melakukan program FIFA Forward 3.0 untuk pembinaan sepakbola di dunia.
FIFA Forward 3.0 adalah program yang dilaunching FIFA pada Januari 2023. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas sepakbola seluruh asosiasi.
Nilau dana yang diberikan adalah 5 juta dolar AS atau setara Rp77 miliar, insentif kedua senilai 3 juta dolar atau setara Rp46 miliar. Uang yang Rp 46 M itu digunakan untuk pengembangan sepakbola jangka panjang.
Ada lagi insentif ketiga senilai 1,2 juta dolar (Rp18,5 miliar), dana ini digunakan untuk biaya perjalanan dan akomodasi tim nasional serta bisa digunakan untuk membeli perlengkapan sepakbola.
Dengan demikian total dana yang digelontorkan FIFA senilai 9,2 juta dolar AS atau Rp141,5 miliar untuk setiap asosiasi anggota FIFA. Dengan hukuman administrasi dari FIFA, maka Indonesia dapat dipastikan tidak akan menerima dana senilai Rp141,5 miliar. (*)
Enaknya lagi pembekuan tersebut hanya sementara, dengan demikian kepiawaian Erick Thohir agar Indonesia terbebas
"Untuk sementara merekomendasikan pembekuan penggunaan dana FIFA Forward sampai pemberitahuan lebih lanjut dan sekarang akan menilai secara menyeluruh rencana strategis yang telah diputuskan sebelumnya mencabut sanksi ini," tulis rilis di laman resmi FIFA.
Pada saat yang sama, FIFA menegaskan kembali komitmen penuh untuk mendukung PSSI dalam proses transformasi sepakbola dan akan memberikan bantuan yang diperlukan jika diperlukan," lanjut rilis tersebut.
Sebagai informasi,