SUARA TASIKMALAYA - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dimana semua kebaikan Allah SWT janjikan pahala yang berlipat ganda.
Oki Setiana Dewi tak ingin menyia-nyiakan Bulan Ramadhan dengan mengajak putri sulungnya Maryam Nusaibah Abdullah, untuk mendengarkan kajian juga membaca ayat suci Al-Qur’an.
Terlihat ketika Oki menantang sang putri untuk melakukan sambung ayat Al-Qur’an. Maryam yang tidak perlu lagi melihat Al-Qur’an karena sudah hafal, Oki tetap memilih membaca langsung dari Al-Qur’an.
Surat yang dipilih untuk sambung ayat adalah QS Abasa yang terdiri dari 42 ayat. Surat ini dengan lancar dibacakan oleh Maryam yang telah menguasai hafalan 3 juz Al-Qur’an.
“Kita baca Surat Abasa, kakak pertama, umma kedua, oke? Yu bareng-bareng,” tantang Oki kepada sang putri Maryam, dilihat dari kanal Youtube Hot Shot, Rabu (12/4/2023).
“Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirohmanirohim,” ucap merdu Oki dan sang putri.
“‘Abasa wa tawall,” lantun Maryam.
“an j`ahul-a’m,” sambung Oki.
“wa m yudrka la’allah yazzakk,” sambung lagi Maryam.
Baca Juga: Minibus Masuk ke Jurang di Samosir, 2 Orang Tewas
“au yaakkaru fa tanfa’ahu-ikr,” sambung kembali Oki.
Kepiawaian Maryam membaca Al-Qur’an tidak diperoleh dengan mudah. Ada waktu belajar yang harus terus dijalani.
Maryam yang sedari usia dini dua tahun yang sudah membaca Al-Qur’an. Maryam selalu berlatih satu hari dengan membaca Al-Qur’an dua jam. Selain itu, Maryam mengaku sudah hafal tiga juz Al-Qur’an.
Saat ditanya kenapa Maryam ingin menghafal Al-Qur’an, jawaban yang luar biasa yang dikeluarkan oleh sang putri yaitu biar dapet pahala banyak.
“Kenapa Maryam ingin menghafal Al-Qur’an?” tanya Oki.
“Biar dapet pahala banyak,” jawab tegas Maryam.
Capaian yang didapat oleh Maryam tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Ada kerja keras dan perjuangan dalam belajar serta menuntut ilmu sehingga Maryam bisa menjadi anak yang menginspirasi dengan kecintaannya pada Al-Qur’an.
Pengakuan Oki sendiri untuk menghasilkan kebiasaan baik butuh kerja keras yang berulang-ulang sehingga dapat mencintai Al-Qur’an.
“Karena sudah terbiasa sejak kecil jadi dia sudah tahu sendiri. Kalau dia nggak baca dia malah gelisah, kalau dia tidak bersama dengan Al-Qur’an dia gelisah. Kebiasaan itu tidak bisa dibangun dengan satu malam, kebiasaan itu di bangun berulang-ulang,” pungkas Oki. (*)
Editor: Lukas Muhammad
Sumber: Kanal Youtube Hot Shot