Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Polres Tangsel Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:34 WIB
Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Polres Tangsel Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang
Situasi gudang pestisida Taman Tekno, Blok K3, nomor 37, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, terbakar pada Senin (9/2/2026). ANTARA/Azmi Samsul M
  • Polres Tangsel menyelidiki dugaan tindak pidana kebakaran gudang pestisida di Taman Tekno pada Senin (9/2/2026).
  • Penyidik telah memeriksa lima saksi dari manajemen dan petugas terkait insiden yang berdampak pada Sungai Cisadane.
  • DLH Tangsel dilibatkan untuk mengambil sampel zat kimia pencemar yang menyebabkan kematian biota air sungai.

Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel), Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan unsur tindak pidana dalam kasus kebakaran di Gudang Pestisida di Kawasan Taman Tekno, Setu, yang berdampak pada Sungai Cisadane.

Penyelidikan ini difokuskan untuk mencari tahu apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran hukum yang menyebabkan insiden kebakaran besar tersebut.

"Kita telah menerbitkan laporan polisi bentuk A untuk menyelidiki apakah ada dugaan tindak pidana terhadap peristiwa kebakaran tersebut?," kata Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan di Tangerang, Rabu (11/2/2026).

Hingga saat ini, tim penyidik telah melakukan langkah-langkah hukum dengan memanggil sejumlah pihak yang bertanggung jawab di lokasi kejadian.

Sebanyak lima orang saksi dari berbagai unsur, mulai dari tingkat manajemen hingga petugas di lapangan, telah memberikan keterangan kepada kepolisian.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi, di mana ada karyawan, kemudian manajer, selanjutnya ada juga dari security setempat," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Penerbitan laporan polisi (LP) model A menjadi instrumen hukum bagi pihak kepolisian untuk bergerak secara proaktif dalam mencari fakta-fakta baru. Langkah ini diambil guna memastikan apakah terdapat pelanggaran pidana yang menyertai kebakaran hebat di kawasan industri tersebut.

"Kalau penyebab kebakaran kita masih penyelidikan, namun memang ada satu gudang yang kita duga sebagai sumber api yang menyebabkan kebakaran ini," tuturnya.

Selain mendalami keterangan saksi, Polres Tangsel juga fokus pada pengumpulan bukti materiil melalui koordinasi dengan instansi teknis.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel dilibatkan untuk mengambil sampel zat kimia yang diduga menjadi polutan utama di aliran sungai.

"Tindakan yang telah kita lakukan juga berkoordinasi dengan DLHK Kota Tangsel untuk mengambil sampel yang rencana kita akan lakukan pemeriksaan di Puslabfor Polri," ungkapnya.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di gudang bahan kimia pestisida yang berlokasi di Taman Tekno, Blok K3, nomor 37, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Senin (9/2).

Dampak dari kebakaran ini tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga merusak ekosistem air di sekitar lokasi yang terhubung langsung dengan Sungai Cisadane.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan mengonfirmasi bahwa pencemaran di aliran kali berasal dari tumpahan cairan kimia di gudang tersebut. Temuan di lapangan menunjukkan adanya perubahan drastis pada kondisi air sungai serta kematian massal biota air.

"Iya dari cairan kimia di lokasi kebakaran gudang pestisida," ucap Kepala Seksi (Kasie) Pengendalian, Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan (P3L) DLH Tangsel Hadiman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Rumah di Jalan Bangka Ludes Terbakar Subuh Tadi

Dua Rumah di Jalan Bangka Ludes Terbakar Subuh Tadi

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:00 WIB

Upaya Pemadaman Karhutla di Batam

Upaya Pemadaman Karhutla di Batam

Foto | Senin, 09 Februari 2026 | 18:58 WIB

Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni

Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:43 WIB

Diduga Penyebab Kebakaran di Cipadu Terungkap, Karyawan Gudang Dekorasi Sering Bakar Sampah

Diduga Penyebab Kebakaran di Cipadu Terungkap, Karyawan Gudang Dekorasi Sering Bakar Sampah

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:46 WIB

Kebakaran Dahsyat Hanguskan Rita Pasaraya Cilacap, Ratusan Karyawan Terancam Nganggur Jelang Lebaran

Kebakaran Dahsyat Hanguskan Rita Pasaraya Cilacap, Ratusan Karyawan Terancam Nganggur Jelang Lebaran

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:15 WIB

Polisi Setop Penyelidikan Kasus Guru di Tangsel, Dugaan Kekerasan Psikis Tak Terbukti!

Polisi Setop Penyelidikan Kasus Guru di Tangsel, Dugaan Kekerasan Psikis Tak Terbukti!

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!

AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:43 WIB

Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050

Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:36 WIB

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:44 WIB

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39 WIB

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:22 WIB

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB