VIDEO Detik-Detik Sopir Taksi Online Dihujani Tusukan, Sulitnya Hidup di Negeri Kaya, Demi Uang Receh untuk Bertahan Hidup, Rela Bertukar Nyawa

tasikmalaya

Kamis, 17 Agustus 2023 | 08:39 WIB
VIDEO Detik-Detik Sopir Taksi Online Dihujani Tusukan, Sulitnya Hidup di Negeri Kaya, Demi Uang Receh untuk Bertahan Hidup, Rela Bertukar Nyawa
TKP pembunuhan sopir taksi online di Tanah Abang, Jakarta. Pelaku membunuh sopir lalu membawa kabur mobil korban.

VIDEO detik-detik sopir taksi online di Pasar Minggu dihujani tusukan. Sulitnya hidup di negeri kaya, demi uang receh untuk bertahan hidup, rela bertukar nyawa. 

Seorang warga dengan inisial H telah mengungkapkan urutan peristiwa dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang sopir taksi online yang dikenal sebagai MSD (53 tahun).

Kejadian dugaan pembunuhan tersebut terjadi di Jalan Kompleks Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada dini hari Selasa (15/8/2023).

H, yang merupakan saksi pertama, menceritakan bahwa ia menemukan jasad korban dan langsung melaporkannya kepada petugas keamanan Gedung Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan).

Menurut keterangan H, awalnya ia mendengar suara teriakan datang dari luar rumahnya.

Penuh rasa ingin tahu, H mengintip keluar melalui jendela dan melihat sebuah mobil terparkir di depan rumahnya.

"Ada dengar suara teriak-teriak (diduga suara korban), 'woah, woah, gubrak, gubrak, gubrak'," kata H saat ditemui di lokasi.

H meyakini bahwa saat itu pelaku sedang menyerang korban. Dia mengklaim bahwa korban diserang dengan tusukan pada bagian dada yang mengenai jantung.

Hal ini terlihat seperti pembunuhan dari belakang. Saksi sempat bertanya kepada petugas polisi tentang keberadaan luka korban. 

baca juga

Polisi kemudian menjawab jika luka ada di jantung. Jadi, ini bukan kasus leher tergorok, tetapi korban ditusuk. Peristiwa dimulai di dalam mobil dan penyerangannya berlangsung di sana.

"Dia (korban sopir taksi online) kelihatannya dihabisi dari belakang. Saya tanya polisi, 'Pak itu lukanya di mana?'. 'Di jantung'. Jadi bukan digorok, (tapi) ditusuk. Jadi awalnya ada suara di mobil, dieksekusinya di mobil," ungkap dia.

H melaporkan bahwa korban kemudian diseret hingga sepatunya terlepas saat dikeluarkan dari mobil dan ditinggalkan di tepi jalan.

Kata saksi tubuh korban dikeluarkan lalu ditarik. Karena dia duduk di kursi pengemudi sebelah kanan, ada jejak yang terlihat. Saksi mengaku jika dirinya yang membersihkannya.

"Si korban diturunin di situ tuh, diseret. Dia kan setirnya sebelah kanan, makanya itu ada bekas hitam-hitam itu, tapi sudah saya siram," tutur H.

Singkat cerita, H menghidupkan lampu di halaman rumahnya. Tindakan ini membuat pelaku panik dan buru-buru melarikan diri dengan mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bejat! Ayah Cabuli Anak Sambung di Pasar Minggu, Korban Trauma Berat

Bejat! Ayah Cabuli Anak Sambung di Pasar Minggu, Korban Trauma Berat

Jakarta | Rabu, 21 Juni 2023 | 20:56 WIB

Mobil Damkar Terguling hingga Tutup Underpass Pasar Minggu Jaksel, Lalin Macet Parah!

Mobil Damkar Terguling hingga Tutup Underpass Pasar Minggu Jaksel, Lalin Macet Parah!

News | Rabu, 14 Juni 2023 | 11:09 WIB

Ngambek Karena Dimarahi, Bocah SD di Pasar Minggu Sudah 2 Pekan Kabur dari Rumah

Ngambek Karena Dimarahi, Bocah SD di Pasar Minggu Sudah 2 Pekan Kabur dari Rumah

News | Kamis, 25 Mei 2023 | 11:15 WIB

Seorang Pemotor Ditemukan Tak Bernyawa Di SPBU Jaksel, Sempat Muntah-muntah Saat Keluar Toilet

Seorang Pemotor Ditemukan Tak Bernyawa Di SPBU Jaksel, Sempat Muntah-muntah Saat Keluar Toilet

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 09:31 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×