Namun, pelaku kemudian kembali berhenti di lokasi kejadian. Pelaku turun dari mobil dan mendekati jasad korban.
Saat itu, H menduga bahwa pelaku hanya akan membuang sesuatu. Setelah pelaku pergi dari tempat kejadian, H akhirnya mengumpulkan keberanian untuk keluar dari rumahnya.
Setelah itu, saksi mengumpulkan keberanian untuk keluar, walaupun pada saat itu saksi hanya mengira bahwa mungkin seseorang hanya membuang sampah.
Saksi tidak berpikir ada tindakan kriminal. Ketika saksi mendekat, lalu mendengar suara, 'eee'.
Suara yang terdengar itulah benar-benar membuat saksi terkejut. Mungkin itu adalah tarikan napas terakhir korban.
"Setelah itu saya beranikan diri keluar, walaupun saat itu pikiran saya, ah paling orang buang sampah. Nggak ada pikiran kejahatan."
"Setelah itu begitu saya dekat, bersuara itu (korban), 'eee'. Wah kaget saya. Mungkin tarikan napas terakhir kan," kata saksi.
Setelah itu, H segera menghubungi petugas keamanan Gedung Ditjen Tanaman Pangan Kementan dan juga Ketua RT dan RW. (*)