SUARA TASIKMALAYA - Konflik antara PDIP dengan Budiman Sudjatmiko semakin memanas jelang Pilpres 2024.
Masih terdaftar sebagai politisi PDIP, Budiman Sudjatmiko justru secara blak-blakan memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto.
Dukungan tersebut dirasa tidak etis, pasalnya Prabowo Subianto diusung oleh partai Gerindra, yang merupakan partai pesaing.
Budiman Sudjatmiko justru tidak memberikan dukungan kepada pilihan bacapres dari PDIP yaitu Ganjar Pranowo.
Pihak PDIP pun bereaksi atas sikap yang dilakukan oleh Budiman. Partai berlambang banteng tersebut menilai, ia tak punya rasa berterimakasih.
Politisi PDIP, Deddy Yevri Sitorus mengungkit permasalahan hutang yang dimiliki oleh Budiman yang bernilai miliaran.
PDIP telah banyak berjasa membantu Budiman, termasuk membayar hutang-hutang untuk dilunasi.
"Suruh aja dia ngaku tuh apa saja yang sudah kita bantu urusannya, bukan urusan ratusan juta, miliaran," ucapnya.
Selain itu, PDIP menjadi partai yang membesarkan namanya. Budiman banyak dijadikan narasumber di berbagai acara.
"Belum lagi dia selalu beri panggung terhormat di partai, jadi pembicara, narasumber, segala macem, ya," imbuhnya. (*)