Studi: Pemarah Lebih Suka Merah

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 17 Maret 2014 | 14:57 WIB
Studi: Pemarah Lebih Suka Merah
Ilustrasi pemarah (Shutterstock).

Suara.com - Ketika marah orang akan lebih mudah melihat warna merah, demikian hasil penelitian sejumlah ilmuwan dari North Dakota State University, Amerika Serikat yang diterbitkan dalam Journal of Personality.

Studi itu menemukan bahwa orang dengan sifat pemarah akan lebih mudah melihat warna merah ketimbang biru. Kecendrungan itu terjadi bahkan ketika mereka melihat objek yang tidak benar-benar berwarna merah atau biru.

Para penelti mengatakan bahwa hubungan antara marah dan warna merah mungkin berakar dari jejak evolusi manusia, dari era ketika manusia masih berburu dan mengumpulkan makanan. Ketika itu merah diasosiasikan dengan bahaya dan ancaman.

Penelitian itu sendiri melibatkan sejumlah eksperimen. Pertama para peneliti meminta sekelompok relawan untuk memilih warna apa yang mereka sukai di antara merah dan biru. Para relawan kemudian diminta mengerjakan tes yang tujuannya melihat kepribadian mereka. Hasilnya, orang yang lebih suka merah cenderung punya sifat kasar dan pemarah dalam hubungan antarpribadi.

Dalam eksperimen kedua, para relawan diminta melihat gambar-gambar buram, yang didesain sedemikian rupa, sehingga mereka sukar membedakan antara warna biru dan merah. Eksperimen kedua itu kemudian dibandingkan dengan hasil tes kepribadian. Hasilnya ditemukan bahwa 25 persen orang yang melihat warna merah punya ciri-ciri yang mengarah pada sifat kasar dan pemarah.

"Orang yang punya sifat kasar cenderung punya pemikiran-pemikiran kasar. Pemikiran-pemikiran kasar secara implisit berhubungan dengan warna merah, dan karenanya orang-orang yang punya sifat kasar akan lebih sering melihat warna merah," tulis para peneliti dalam studi tersebut.

Dalam tes ketiga, para relawan disajikan gambar-gambar yang berisi beberapa skenario, di mana mereka diharuskan mengambil keputusan. Dari tes terakhir itu ditemukan bahwa orang yang suka warna merah cenderung tega melukai orang lain ketimbang orang-orang yang suka warna biru.

"Pesan inti dalam riset ini adalah warna bisa mengandung makna psikologi, tidak hanya sekedar urusan estetika," jelas para peneliti. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI