Ilmuwan AS Akan Bikin Jantung Manusia dari Printer 3D

Liberty Jemadu

Kamis, 10 April 2014 | 12:30 WIB
Ilmuwan AS Akan Bikin Jantung Manusia dari Printer 3D
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Sejumlah ilmuwan di University of Louisville, Amerika Serikat, berikhtiar membuat jantung manusia menggunakan printer tiga dimensi (3D). "Tinta" yang digunakan untuk mencetak jantung itu adalah sel manusia sendiri.

Tujuan utama dari upaya itu adalah membuat jantung baru yang bisa ditransplantasikan pada seorang pasien, dari sel mereka sendiri. Sel yang akan digunakan diambil dari lemak pasien yang akan menggunakan jantung bikinan printer 3D itu.

Teknologi yang digunakan sebenarnya tidak baru, karena sebelumnya printer 3D sudah pernah digunakan untuk mencetak katup jantung dan telinga manusia.

Sejauh ini tim ilmuwan dari University of Louisville sudah berhasil mencetak katup dan pembuluh-pembuluh darah jantung menggunakan sel-sel manusia. Mereka bisa membentuk komponen lain jantung manusia menggunakan metode lain, demikian dikatakan Stuart Williams, pakar biologi sel yang memimpin proyek tersebut.

Sebelumnya, jelas Williams, mereka sudah berhasil menguji pembuluh-pembuluh darah kecil itu pada tikus dan binatang kecil lainnya.

Williams yakin mereka bisa mencetak komponen-komponen lain dan menyusunnya menjadi jantung manusia dalam tiga atau lima tahun mendatang. Jantung buatan itu nantinya akan disebut "bioficial heart".

Jantung cetakan printer 3D itu diharapkan bisa mengatasi masalah yang dihadapi sejumlah pasien transplantasi jantung yang tidak bisa menerima jantung dari donor. Jika segalanya berjalan lancar, jantung buatan itu diperkirakan bisa dipasang pada tubuh manusia kurang dari satu dekade.

Tetapi menurut Williams tantangan terbesar dalam proyek itu adalah membuat sel-sel yang digunakan dalam mencetak bekerja sama, seperti pada jantung asli. Selain itu para peneliti juga masih mencari cara untuk menjaga agar jaringan sel tetap hidup setelah di-print.

"Pada organ yang rumit seperti ginjal dan jantung, tantangan utamanya adalah untuk memberikan oksigen yang cukup bagi strukturnya agar bisa bertahan sampai ditanamkan pada tubuh manusia," jelas Anthony Atala, salah satu ilmuwan yang pernah terlibat dalam pembuatan ginjal manusia menggunakan printer 3D di Wake Forest University, AS.

Printer 3D sendiri bekerja dengan cara yang cara yang sama dengan printer tinta biasa, dengan jarum yang menyemprotkan material untuk membentuk pola tiga dimensi yang diinginkan.

Dalam konteks proyek ini, sel-sel akan dimurnikan dalam sebuah mesin lalu disalurkan ke dalam mesin printer untuk mencetak jantung, jaringan demi jaringan. Printer yang akan digunakan William menggunakan campuran gel dan sel hidup.

Teknologi itu sebelumnya sudah digunakan dalam teknologi kesehatan. Dokter-dokter pada Cornell University tahun lalu menggunakan printer 3D untuk membuat telinga dari sel-sel hidup. (AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Ponsel Bisa Berakibat Buruk Bagi Jantung

Hati-hati, Ponsel Bisa Berakibat Buruk Bagi Jantung

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2014 | 21:45 WIB

8 Manfaat Bercinta di Pagi Hari

8 Manfaat Bercinta di Pagi Hari

Lifestyle | Sabtu, 08 Maret 2014 | 09:51 WIB

Merokok Ganja Bisa Sebabkan Kematian

Merokok Ganja Bisa Sebabkan Kematian

Health | Jum'at, 28 Februari 2014 | 13:24 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×