Studi: Mahluk Hidup Bumi Bisa Bertahan Hidup di Mars

Liberty Jemadu

Selasa, 20 Mei 2014 | 12:21 WIB
Studi: Mahluk Hidup Bumi Bisa Bertahan Hidup di Mars
Ilustrasi permukaan Mars (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa metanogen - mikroorganisme yang termasuk mahluk hidup paling sederhana dan tua di muka Bumi - ternyata bisa bertahan hidup di Mars.

Metanogen memanfaatkan hidrogen sebagai sumber energi dan karbon dioksida sebagai sumber karbon, untuk menjalankan proses metabolisme dan memproduksi metana. Metanogen hidup di tempat sampah dan rawa-rawa, tetapi juga bisa ditemukan di usus sapi dan juga pada bangkai binatang.

Metanogen termasuk jenis mahluk anaerobik atau mahluk hidup yang tidak butuh oksigen. Mahluk kecil itu juga tidak membutuhkan nutrisi organik dan tidak memerlukan proses fotosintesis atau sinar matahari untuk hidup.

Karena sifat-sifatnya itu, kata para peneliti yang menemukan fakata itu, metanogen bisa bertahan hidup di Mars. Penelitian itu sendiri dipresentasikan pada arena General Meeting of the American Society for Microbiology yang digelar 17 sampai 20 Mei di Boston, Amerika Serikat.

Rebecca Mickol, kandidat doktor dalam bidang studi antariksa dan tata surya di University of Arkasas, AS, mengatakan ada dua spesies metanogen yang bisa hidup di Mars. Pertama adalah Methanothermobacter wolfeii dan Methanobacterium formicicum.

Dalam studinya Mickol menggelar eksperimen, untuk menguji daya tahan kedua binatang itu jika dibawa ke Mars, yang cuacanya bisa berganti secara ekstrem dari sangat panas menjadi sangat dingin hanya dalam satu hari.

Methanothermobacter wolfeii idealnya hidup di tempat bersuhu 37 derajat Celcius sementara Methanobacterium formicicum bisa bertahan hingga suhu 55 derajat Celcius.

"Suhu permukaan Mars sangat bervariasi, dari minus 90 derajat Celcius hingga 27 derajat Celcius dalam satu hari di Mars," kata Mickol.

Jika ada mahluk hidup yang bertahan di Mars saat ini, jelas Mickol, maka ia tentu bisa beradaptasi dengan perubahan suhu ekstrem itu.

"Kemampuan kedua jenis metanogen ini untuk bertahan di siklus suhu ekstrem Mars menunjukkan bahwa mereka punya potensi untuk hidup di bawah permukaan tanah Mars," jelas dia lebih lanjut.

Kedua species itu dipilih karena salah satu dari mereka bersifat hiperthermofilik, yang artinya bisa bertahan di bawah suhu panas yang ekstrem. Sementara salah satu spesies bersifat termofilik, yang bisa bertahan di suhu hangat.

"Suhu dingin di Mars menghambat pertumbuhan mereka, tetapi mereka bertahan," kata Mickol, "Ketika mereka kembali ke suhu hangat, mereka bisa bertumbuh, bermetabolisme kembali." (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Titik Merah Raksasa di Jupiter Menyusut

Titik Merah Raksasa di Jupiter Menyusut

Tekno | Sabtu, 17 Mei 2014 | 09:49 WIB

Paus Fransiskus: "Alien" dari Mars Punya Hak Untuk Dibaptis

Paus Fransiskus: "Alien" dari Mars Punya Hak Untuk Dibaptis

News | Selasa, 13 Mei 2014 | 21:28 WIB

Ini Alasan Manusia Tidak Bisa Jalan-jalan ke Mars

Ini Alasan Manusia Tidak Bisa Jalan-jalan ke Mars

Tekno | Minggu, 27 April 2014 | 23:21 WIB

Malam Ini Mars Berada di Titik Terdekat dari Bumi

Malam Ini Mars Berada di Titik Terdekat dari Bumi

Tekno | Senin, 14 April 2014 | 22:19 WIB

Jual Nama Kawah Mars, Uwingu Kebanjiran Duit

Jual Nama Kawah Mars, Uwingu Kebanjiran Duit

Tekno | Rabu, 12 Maret 2014 | 15:51 WIB

Terkini

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×