NASA Serahkan Kendali Satelit Uzur Pada Kelompok Ilmuwan Independen

Liberty Jemadu

Kamis, 22 Mei 2014 | 10:12 WIB
NASA Serahkan Kendali Satelit Uzur Pada Kelompok Ilmuwan Independen
Ilustrasi satelit milik NASA (Reuters/NASA).

Suara.com - Satu kelompok ilmuwan independen akan mengambil alih sebuah satelit berumur 36 tahun yang melintasi Bumi pada Agustus mendatang, demikian dikatakan badan antariksa Amerika Serikat (NASA) pada Rabu (21/5/2014).

Diluncurkan pada 1978, satelit International Sun/Earth Explorer-3 (ISEE-3), pertama kali ditugaskan untuk mempelajari interaksi arus partikel listrik dari matahari yang disebut angin surya (solar wind) ketika bertemu dengan medan magnetik Bumi.

Setelah merampungkan misi utamanya, satelit itu diberi nama baru: International Comet Explorer. Berganti nama, misinya juga berubah. Satelit itu diperintahkan untuk memantau komet-komet yang melintas dekat Bumi, termasuk komet legendaris Halley yang melewati Bumi pada Maret 1986.

Usai menuntaskan tugas kedua, satelit itu diberi pekerjaan baru. Dia harus mempelajari badai matahari (coronal mass ejections) hingga tahun 1997. Pada tahun yang sama NASA mematikan satelit itu.

Setelah pensiun dia tidak pulang ke Bumi, tetapi dalam hening mengambang di luar angkasa, meniti lintasan yang disebut "orbit kuburan".

Sampai pada Agustus mendatang orbitnya itu akan kembali mendekati Bumi dan menarik perhatian sebuah kelompok ilmuwan ad hoc independen. Bulan lalu kelompok itu meluncurkan program pengumpulan dana untuk membeli satelit tersebut dari NASA dan menghidupkannya kembali.

Mereka kemudian berhasil mengumpulkan 125.000 dolar AS - sekitar Rp1,43 miliar untuk mengambil alih satelit tua itu. Pada Rabu kemarin kelompok itu mendapat restu NASA dan tentu saja akses ke pusat kendali satelit tersebut.

NASA memberi izin bagi Skycorp Inc, perusahaan di California yang bekerja sama dengan kelompok itu, untuk menghubungi dan mengendalikan satelit yang diyakini masih mempunyai bahan bakar serta peralatan sains yang berfungsi.

"Rencana kami sederhana saja: kami ingin mengontak satelit ISEE-3, memerintahkanya untuk menyalakan mesin, dan memasuki sebuah orbit di dekat Bumi, agar dia bisa kembali menjalankan misi-misi awalnya," kata Ketih Cowing, mantan pekerja NASA yang bergabung dalam kelompok itu.

"Jika kami berhasil, dia mungkin bisa mengejar komet lain," imbuh Cowing.

Tetapi jika tidak berhasil, ISEE-3 akan tertarik gravitasi bulan dan kembali mengitari Matahari.

Sebelumnya NASA tidak pernah menyetujuhi kesepakatan untuk memberikan satelitnya kepada pihak swasta. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NASA Akan Daratkan Astronot di Asteroid

NASA Akan Daratkan Astronot di Asteroid

Tekno | Minggu, 18 Mei 2014 | 16:19 WIB

Inilah "Bintang Terdingin" yang Pernah Ditemukan di Ruang Angkasa

Inilah "Bintang Terdingin" yang Pernah Ditemukan di Ruang Angkasa

Tekno | Selasa, 29 April 2014 | 19:05 WIB

Bos "Star Trex, Kapten Kirk" Dapat Medali Kehormatan NASA

Bos "Star Trex, Kapten Kirk" Dapat Medali Kehormatan NASA

Tekno | Selasa, 29 April 2014 | 17:25 WIB

Robot Penjelajah NASA Tangkap Cahaya Aneh di Permukaan Mars

Robot Penjelajah NASA Tangkap Cahaya Aneh di Permukaan Mars

Tekno | Rabu, 09 April 2014 | 04:00 WIB

Studi NASA Ramalkan Kiamat Peradaban Modern

Studi NASA Ramalkan Kiamat Peradaban Modern

Tekno | Senin, 17 Maret 2014 | 17:38 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×