Psikolog: Pemimpin Negara Harus Punya Kecerdasan Emosional

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 08 Juni 2014 | 11:39 WIB
Psikolog: Pemimpin Negara Harus Punya Kecerdasan Emosional
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini masyarakat hangat memperbincangkan soal kecerdasan intelektual (IQ) bagi seorang calon pemimpin negara.

Topik ini muncul setelah media massa dan media elektronik santer memberitakan soal bocornya hasil tes IQ salah satu calon presiden yang bakal berlaga di Pemilihan Presiden Republik Indonesia, 9 Juli mendatang.

Yang menjadi pertanyaan, sebenarnya seberapa penting IQ bagi seorang pemimpin negara? Apakah IQ merupakan komponen utama yang menentukan keberhasilan seseorang dalam memimpin sebuah negara?

Menjawab pertanyaan tersebut, psikolog Henni Norita dari Lembaga Psikologi Hikari berpendapat bahwa hal utama yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin negara adalah kecerdasan emosionalnya (EQ).

"Sebab orang yang IQ-nya tinggi, tetapi EQ-nya rendah memiliki sifat yang superior. Dia menilai rendah tentang orang lain, arogan, kaku dan sedikit atau bahkan tidak punya empati dengan orang lain," jelasnya kepada suara.com di Jakarta, Sabtu (7/6/2014).

Memimpin sebuah negara terlebih negara seperti Indonesia, lanjut Henni, di mana rakyatnya sangat beragam, mulai dari suku, agama, ras dan budayanya, tidak cukup hanya bermodal IQ yang tinggi.

Seorang pemimpin, tambah dia, juga harus memiliki kecerdasan emosional yang baik karena harus benar-benar bisa merangkul semua rakyatnya, bisa berkomunikasi dan berempati dengan baik, serta mendengar aspirasi rakyatnya.  Semua itu, kata Henni, tidak sebatas diucapkan tetapi juga dibuktikan.

"Ambil contoh Einstein misalnya, dia memang genius tapi punya masalah dalam pergaulan sosialnya. Jadi, dia memang tepat jadi ilmuwan, tapi bukan untuk jadi pemimpin," tegasnya.

Mengutip pernyataan psikolog ternama Daniel Goleman, Henni  mengatakan bahwa keberhasilan manusia tidak hanya ditentukan oleh IQ melainkan juga harus ditunjang kecerdasan EQ-nya.

Dalam bukunya yang berjudul "Working With Emotional Intelligence," Goleman juga menegaskan bahwa kompetensi pekerjaan yang didasarkan pada kecerdasan emosional memainkan peranan yang lebih besar ketimbang kecerdasan intelektual atau ketrampilan teknis.

Jadi, Henni menyimpulkan bahwa menganalisis hubungan keberhasilan seorang pemimpin dengan bentuk kecerdasannya harus dilihat secara proporsional.

"IQ dapat dipandang sebagai syarat keutamaan seorang pemimpin. Tetapi syarat itu masih kurang dan harus ditambah dengan syarat kecukupan yakni kecerdasan emosional (EQ)," jelasnya.

Dan perlu diingat, kata Henni, orang-orang yang memiliki kecerdasan emosional, memiliki pula IQ yang baik (skor IQ normal). Namun orang-orang yang IQ-nya tinggi, belum tentu memiliki EQ yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paradoks Demokrasi: Mengapa Pemimpin Militer Berisiko bagi Indonesia?

Paradoks Demokrasi: Mengapa Pemimpin Militer Berisiko bagi Indonesia?

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 13:21 WIB

The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan

The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 15:00 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB

Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU

Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU

Entertainment | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:04 WIB

Melayani untuk Memimpin: Menemukan Makna Kepemimpinan dalam Built to Serve

Melayani untuk Memimpin: Menemukan Makna Kepemimpinan dalam Built to Serve

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:26 WIB

Kepemimpinan Perempuan Bersinar, Dian Widyanarti Raih Indonesia Leading Women Awards 2026

Kepemimpinan Perempuan Bersinar, Dian Widyanarti Raih Indonesia Leading Women Awards 2026

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Dosen UI Beberkan 3 Kriteria Pemimpin HIPMI, Sebut Anthony Leong Paling Mendekati

Dosen UI Beberkan 3 Kriteria Pemimpin HIPMI, Sebut Anthony Leong Paling Mendekati

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:40 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pejabat Israel Akui Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Berada di Kota Ini

Pejabat Israel Akui Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Berada di Kota Ini

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:31 WIB

Mojtaba Khamenei Diklaim Kritis, Intelijen AS Bocorkan Memo Rahasia Tentang Kelumpuhan Iran

Mojtaba Khamenei Diklaim Kritis, Intelijen AS Bocorkan Memo Rahasia Tentang Kelumpuhan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 06:21 WIB

Terkini

Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global

Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 20:00 WIB

Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam

Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 18:14 WIB

Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini

Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 17:02 WIB

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:41 WIB

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:17 WIB

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 14:26 WIB

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:30 WIB

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:27 WIB

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 12:35 WIB