SBY dan Modi, Pemimpin dengan Kemajuan Paling Pesat di Twitter

Liberty Jemadu

Jum'at, 27 Juni 2014 | 17:29 WIB
SBY dan Modi, Pemimpin dengan Kemajuan Paling Pesat di Twitter
Tampilan depan akun Twitter Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Screenshot Twitter 27/6/2014).

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri India yang baru terpilih, Narendra Modi, menjadi dua pemimpin dunia yang paling pesat perkembangannya di Twitter, demikian diungkap Burson-Masteller dalam riset tahunan bertajuk "Twiplomacy", Kamis (26/6/2014).

Presiden SBY, yang baru punya akun Twitter sejak Maret 2013, kini sudah punya lebih dari 5 juta follower di Twitter. Akun @SBYudhoyono berada di urutan ketiga dalam daftar pemimpin dunia paling populer di Twitter. Dalam studi yang sama di pertengahan 2013 SBY masih berada di urutan ketujuh.

Padahal pada 2012, studi yang sama menyebut SBY "menyedihkan" karena menjadi satu dari empat kepala pemerintahan dalam kelompok negara maju G20 yang belum menggunakan Twitter.

"Sebanyak 16 pemimpin G20 adalah pengguna Twitter aktif untuk diplomasi publik, tetapi sangat menyedihkan melihat pemimpin negara dan pemerintahan Cina, Arab Saudi, Indonesia, dan Italia belum menggunakan Twitter," tulis  Burson-Marteller pada 2012 silam.

Sementara itu Modi, dengan akun @NarendraModi, yang punya 4,96 juta follower berada di urutan empat dalam daftar itu.

"Sejak pemilihan umum pada akhir Mei 2014, Perdana Menteri baru India, @NarendraModi melesat ke posisi keempat, melewati @WhiteHouse pada 25 Juni 2014 dan mengalahkan Presiden Turki Abdullah Gul serta Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan," tulis perusahaan humas yang berbasis di New York, Amerika Serikat itu.

Di Twitter, SBY hanya kalah dari Presiden AS, Barack Obama yang punya 43,7 juta follower dan Paus Fransiskus yang memiliki 14,1 juta follower di seluruh dunia.

Menurut Burson-Masteller, meningkatnya jumlah follower SBY dan Modi tidak lepas dari banyaknya jumlah penduduk dan jumlah pengguna media sosial Twitter di Indonesia dan India.

"Jumlah follower dari seorang pemimpin negara telah menjadi persoalan kebanggaan nasional," tulis Burson-Masteller.

Dalam risetnya Burson-Marsteller mengidentifikasi 643 akun Twitter dari kepala negara, kepala pemerintahannya, menteri luar negeri, dan lembaga-lembaga kenegaraan dari 161 negara di dunia selama Juni 2014.

Studi Twiplomacy itu menganalisis setiap profil akun Twitter, mempelajari sejarah kicauan mereka, dan hubungan antara akun milik para pemimpin tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paus Fransiskus, Pemimpin Dunia Paling Berpengaruh di Twitter

Paus Fransiskus, Pemimpin Dunia Paling Berpengaruh di Twitter

Tekno | Jum'at, 27 Juni 2014 | 14:20 WIB

Jokowi Mengaku Cenderung Anti soal Pemblokiran Situs

Jokowi Mengaku Cenderung Anti soal Pemblokiran Situs

Tekno | Jum'at, 27 Juni 2014 | 05:26 WIB

Di Depan Ratusan Netizen, Jokowi: Industri Kreatif Harus Maju

Di Depan Ratusan Netizen, Jokowi: Industri Kreatif Harus Maju

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2014 | 03:30 WIB

Ketika Persaingan Pilpres Juga Memanas di Kaskus

Ketika Persaingan Pilpres Juga Memanas di Kaskus

Lifestyle | Jum'at, 27 Juni 2014 | 01:35 WIB

Masuki Bulan Puasa, Twitter Luncurkan "Hashflag" Khusus Ramadan

Masuki Bulan Puasa, Twitter Luncurkan "Hashflag" Khusus Ramadan

Tekno | Kamis, 26 Juni 2014 | 17:36 WIB

Terkini

Pesan Heroik John Herdman Jelang Derbi Nusantara Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Pesan Heroik John Herdman Jelang Derbi Nusantara Timnas Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:52 WIB

Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja

Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 16:50 WIB

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

×