Ciptakan Semprotan Busa Ajaib, Lelaki Ini Kaya Raya

Ruben Setiawan

Senin, 14 Juli 2014 | 14:14 WIB
Ciptakan Semprotan Busa Ajaib, Lelaki Ini Kaya Raya
Heine Allemagne si pencipta semprotan busa ajaib di Piala Dunia. (Mirror)

Suara.com - Piala Dunia 2014 memang bisa dibilang Piala Dunia yang menampilkan banyak hal-hal baru. Selain teknologi garis gawang, ada pula teknologi busa ajaib.

Semprotan busa ajaib dipakai wasit untuk mencegah pemain yang bertindak sebagai pagar hidup, berlaku curang dengan mencuri-curi maju dan mempersempit jarak tembak pemain lawan. Lalu bagaimanakan awal mulanya semprotan ajaib itu bisa tercipta?

Jawabannya ada pada Heine Allemagne, si pencipta semprotan busa yang bisa menghilang dengan sendirinya dalam kurun waktu 60 detik. Heine mendedikasikan 14 tahun hidupnya untuk menciptakan benda yang sangat berguna tersebut.

Lelaki Brasil berusia 42 tahun itu awalnya sangat miskin. Demikian miskinnya, dia sampai harus putus sekolah, dan menjual es krim di jalanan, guna membantu perekonomian keluarga.

Dia dan empat saudaranya tinggal di sebuah rumah kecil di Ituiutaba, sebuah kota di negara bagian Minas Gerais, Brasil. Saking kecilnya rumahnya, dia harus berbagi kamar dengan semua saudaranya. Orang tuanya sudah menyuruhnya membantu mencari nafkah sejak usia 8 tahun.

Heine sebenarnya bercita-cita menjadi pesepakbola. Namun ia harus mengubur dalam-dalam mimpinya karena terpaksa menjalani lima pekerjaan sekaligus demi terhindar dari kebangkrutan.

Namun, titik tolak hidupnya terjadi saat ia mengunjungi rumah orang tuanya 14 tahun silam. Saat melihat eksekusi tendangan bebas di sebuah pertandingan sepakbola di televisi, dia mendapat pencerahan.

"Saya mendengar sang komentator pertandingan berkata, 'akankah ada orang yang bisa membuat pagar (pagar betis pemain) tidak bergerak?' Saya terhenyak dan berpikir, 'betul, saya akan mencari cara Heine.

Baru seminggu kemudian ia mulai membuat busa yang bisa menghilang dari campuran minyak sayur, gas butana, dan propana. Heine menemukan sebuah pabrik kosmetik yang membantu dia menyempurnakan formula buatannya. Setelah itu, dia mempatenkan temuan barunya itu.

"Kami harus menemukan sesuatu yang tidak mempengaruhi kesehatan pemain, dan tidak merusak permukaan (lapangan). Maka kami membuat busa dengan bahan dasar minyak sayur. Namun, itu harus cepat hilang pula.

Heine lalu berhasil meyakinkan Federasi Sepakbola Brasil untuk mencobanya dan itu dipakai pertama kali dalam Piala Belo Horizonte tahun 2000. Pada tahun 2012, temuan itu diujicobakan pada 18.000 laga profesional.

Semprotan itu pun disebut dengan nama 9.15 Fair Play. Terbukti, penggunaan semprotan membantu mengurangi waktu tendangan bebas dari 48 detik menjadi hanya 20 detik saja.

Berkat temuan itu, Heine menjadi miliuner. Saat ini, para petinggi di Liga Inggris sedang mempertimbangkan untuk memakai semprotan itu di liga paling kompetitif di dunia tersebut. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah Ini Jualan Limun Untuk Bantu Pengobatan Kawannya

Bocah Ini Jualan Limun Untuk Bantu Pengobatan Kawannya

News | Selasa, 08 Juli 2014 | 11:40 WIB

Terkini

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

×