Studi: Facebook Jadi Tempat Pelarian Orang Kesepian

Liberty Jemadu

Selasa, 16 September 2014 | 10:39 WIB
Studi: Facebook Jadi Tempat Pelarian Orang Kesepian
Ilustrasi pengguna Facebook. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian, yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Computers in Human Behaviour, mengungkapkan bahwa semakin kesepian seseorang maka semakin sering dia menggunakan jejaring sosial Facebook.

Penelitian yang digelar oleh Hayeon Song pakar komunikasi dari Universitas Wisconsin Milwaukee, Amerika Serikat menemukan bahwa kesepian membuat orang lari ke Facebook dan bukan Facebook yang menyebabkan seseorang kesepian.

Facebook dipilih sebagai fokus penelitian karena sejauh ini ia adalah media sosial yang paling banyak digunakan. Rata-rata pengguna internet dunia menghabiskan 54 persen waktunya di dunia maya untuk mengakses Facebook.

Tujuan penelitian itu, jelas Song, untuk menjawab teka-teki "internet paradox", dua hipotesis yang saling berlawanan tentang internet dan prilaku manusia.

"Apakah menghabiskan banyak waktu dengan komputer membuat manusia tidak bisa berhubungan langsung dengan manusia lain? Atau, apakah internet justru memberi ruang bagi mereka yang pemalu dan canggung untuk berhubungan dengan manusia lain dengan cara yang lebih nyaman ketimbang komunikasi langsung?" beber Song, menjelaskan hipotesis itu.

Dalam penelitian itu Song mengumpulkan dan menganalisis sejumlah besar penelitian yang pernah dilakukan tentang Facebook dan perilaku manusia. Mereka juga mencari riset-riset di internet menggunakan kata kunci "Facebook", "kecemasan", "malu", dan "kesepian".

Hasil analisis Song dan timnya menemukan bahwa ada hubungan lurus antara penggunaan Facebook dan kesepian. Semakin seseorang merasa kesepian, maka semakin banyak waktu yang dia habiskan untuk mengakses Facebook.

Mereka juga menemukan hubungan sebab akibat antara Facebook dan kesepian.

"Kami menemukan bahwa kesepian memicu penggunaan Facebook, bukan sebaliknya," jelas Song.

Tetapi bukan berarti yang tidak merasa kesepian tidak mengakses Facebook. Mereka tetap menggunakan Facebook tetapi juga punya relasi yang kaya di dunia nyata.

"Dibandingkan dengan mereka yang tidak kesepian, orang-orang kesepian menghabiskan lebih banyak waktu di Facebook. Para pemalu atau yang tidak punya banyak teman secara sosial cenderung menggunakan Facebook sebagai kompensasi minimnya kemampuan mereka dalam membangun hubungan di dunia nyata," jelas Song. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Uji Fitur Penghapus Status Otomatis

Facebook Uji Fitur Penghapus Status Otomatis

Tekno | Senin, 15 September 2014 | 10:39 WIB

Facebook Ogah Hapus Video Kucing Dibakar Hidup-hidup

Facebook Ogah Hapus Video Kucing Dibakar Hidup-hidup

Tekno | Rabu, 10 September 2014 | 06:34 WIB

Facebook Mobile Punya Fitur Search Untuk Cari Status "Jadul"

Facebook Mobile Punya Fitur Search Untuk Cari Status "Jadul"

Tekno | Minggu, 31 Agustus 2014 | 14:16 WIB

Studi: Pemalu Lebih Lama di Depan Facebook

Studi: Pemalu Lebih Lama di Depan Facebook

Tekno | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 16:09 WIB

Studi: Facebook Bikin Susah "Move On"

Studi: Facebook Bikin Susah "Move On"

Tekno | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 14:28 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×