Arkeolog Temukan Tempat Yesus Diadili

Liberty Jemadu

Selasa, 06 Januari 2015 | 17:36 WIB
Arkeolog Temukan Tempat Yesus Diadili
Museum Menara Daud di Yerusalem, tempat lokasi yang diduga sebagai pengadilan Yesus ditemukan (Shutterstock).

Suara.com - Semuanya berawal dari 15 tahun silam, ketika pemerintah Israel berencana memperluas Museum Menara Daud. Tetapi sejarah berputar aneh, ketika mereka justru menemukan struktur purba di bawah sebuah bangunan tua yang berdampingan dengan museum di Kota Tua Yerusalem itu.

Di masa Ottoman dam kemudian kolonial Inggris, bangunan itu digunakan sebagai penjara. Tetapi ketika para arkeolog menggali lebih dalam, mereka menemukan sebuah struktur mirip istana yang mereka duga sangat bernilai penting dalam sejarah kekristenan: tempat Yesus diadili.

Kini, seperti yang diberitakan The Washington Post, Senin (5/1/2015), setelah bertahun-tahun penggalian dan penundaan akibat peang dan kekurangan dana, para arkeolog berkesempatan memamerkan temuan itu ke publik.

"Penjara ini adalah bagian penting dari teka-teki purba Yerusalem dan menunjukkan sejarah kota ini dalam cara yang unik nan jelas," kata Amit Re'em, arkeolog distrik Yerusalem, yang memimpin penelitian itu sejak sedekade silam.

Bagi Re'em, bangunan itu punya nilai sejarah penting. Mulai dari simbol-simbol yang diukir di tembok penjara oleh para tahanan kelompok perlawanan Yahudi yang ingin mendirikan negara Israel pada 1940an, tekstil kuno dari era Perang Salib, dan fondasi tembok-tembok serta sistem pembuangan air yang diduga dibangun oleh Herodes Agung, Raja Yudea yang berkuasa di bawah Kekaisaran Romawi.

Tetapi bagi lebih dari sejuta peziarah Kristen yang mengunjungi Yerusalem setiap tahun, situs purba itu juga penting karena diduga menjadi salah satu tempat penting dari kehidupa Yesus.

"Bagi orang Kristen yang mementingkan akurasi sejarah, ini sangat menggetarkan," kata Yisca Harani, pakar kekristenan dan ziarah di Tanah Suci.

Dewasa ini banyak peziarah Kristen yang meniti kembali Jalan Salib, sebuah perjalanan doa yang melewati jalan-jalan yang diyakini sebagai jalan Yesus dari saat dia diadili dan dihukum mati oleh penguasa Romawi, Pontius Pilatus sampai dia disalib, dan dimakamkan.

Menurut Harani karena para peziarah sudah mulai melakoni jalan itu selama berabad-abad lalu, rute yang juga dinamai Via Dolorosa itu sudah berubah berkali-kali, tergantung paa pihak yang menguasai Yerusalem.

Pada masa Bizantium Via Dolorosa dimulai dari lokasi di dekat situs Istana Herodes itu kini ditemukan. Tetapi mulai pada abad 13, perjalanan itu dimulai dari Benteng Antonia, bekas barak militer Romawi, yang kini berada di dekat Masjid Al Aqsa.

Perdebatan tentang awal Jalan Salib Yesus terus berlangsung di antara para pemimpin spritual Kristen, sejarahwan, dan arkeolog. Pertanyaan tentang lokasi Yesus diadili pertama kali berakar pada berbagai interpretasi terhadap Injil, yang menuliskan bahwa Yesus dibawa ke hadapan Pilatus di praetorium, istilah bahasa Latin untuk tenda kediaman jenderal Romawi.

Beberapa pihak mengatakan bahwa praetorium Pilatus berada di barak militer Romawi, tetapi yang lain mengatakan Pilatus adalah tinggal di sebuah istana yang dibangun oleh Herodes.

Kini para sejarahwan yakin bahwa Istana Herodes terletak di bagian barat kota Yerusalem, tepatnya dekat Museum Menara Daud dan penjara Ottoman itu.

Menurut Shimon Gibson, profesor arkeologi pada Universitas North Carolina di Amerika Serikat, pengadilan terhadap Yesus berlangsung di satu tempat, di dekat Istana Herodes. Ia mengacu pada Injil Yohanes, yang menyebutkan bahwa pengadilan Yesus berlangsung di dekat sebuah gerbang dan di atas lantai berbatu-batu kasar. Gambaran itu cocok dengan temuan arkeologi di dekat penjara Ottoman itu.

Sementara David Pileggi, pemimpin Gereja Kristus, sebuah konggregasi Anglikan yang bermarkas di dekat museum tersebut, mengatakan bahwa temuan di dalam penjara Ottoman itu memastikan "apa yang selama ini diduga oleh semua orang, bahwa pengadilan Yesus berlangsung di dekat Menara Daud".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintahan Baru Palestina Terbentuk, Israel Akan Tambah Ribuan Rumah

Pemerintahan Baru Palestina Terbentuk, Israel Akan Tambah Ribuan Rumah

News | Jum'at, 06 Juni 2014 | 03:43 WIB

Mantan PM Israel Divonis 6 Tahun Penjara

Mantan PM Israel Divonis 6 Tahun Penjara

News | Selasa, 13 Mei 2014 | 15:22 WIB

Terkini

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

×