Jangan Lewatkan Indahnya Komet Lovejoy di Langit Malam

Arsito Hidayatullah

Senin, 12 Januari 2015 | 18:06 WIB
Jangan Lewatkan Indahnya Komet Lovejoy di Langit Malam
Penampakan komet Lovejoy C/2014 Q2 di langit malam tahun baru 2015. [NASA/Dieter Willasch]

Suara.com - Dalam beberapa hari ini, astronom amatir atau pengamat angkasa lainnya disuguhi pemandangan hadirnya salah satu komet terindah dan paling terang pada beberapa tahun terakhir.

Komet dimaksud bernama resmi C/2014 Q2 atau yang lebih lazim disebut dengan nama Komet Lovejoy.

Sebagaimana antara lain diberitakan situs ABC.net.au, pekan lalu komet ini mencapai posisi paling dekat, dengan jarak terdekat lintasannya sekitar 70 juta km dari Bumi. Namun jangan kecewa, karena dalam beberapa malam ini --khususnya Minggu (11/1) malam tadi-- sampai dengan setidaknya 24 Januari mendatang, komet ini masih akan bisa disaksikan di langit malam.

Menurut salah seorang astroblogger, Dr Ian Musgrave, Lovejoy pada malam-malam belakangan ini bahkan bisa terlihat cukup terang dengan mata telanjang di langit malam yang bersih. Meskipun tentunya, alat terbaik untuk menyaksikan keindahannya adalah dengan menggunakan teleskop.

"Lovejoy dapat ditemukan dengan melihat sedikit ke arah bawah agak ke kiri dari konstelasi Orion di langit sebelah utara," jelas Musgrave.

"Dia bisa dilihat dari mana saja di Australia dan sebagian besar kawasan selatan Bumi saat ini, namun kini orang-orang di kawasan utara Bumi pun akan bisa melihatnya lebih jelas," ujar Musgrave lagi.

"Tapi jangan terlalu lama menunggu untuk coba melihat Lovejoy, karena sinar bulan akan mulai mengganggu pandangan Anda menjelang akhir bulan ini," sambungnya.

Untuk diketahui, komet ini mendapatkan namanya karena ditemukan pertama kali oleh astronom amatir Australia, Terry Lovejoy, pada Agustus 2014 lalu. Sejak itu, banyak orang sudah menyaksikan dan dapat mengambil gambar-gambar indah bernuansa hijau kebiruan dari komet tersebut.

Untuk diketahui pula, ini adalah komet kelima yang sudah ditemukan oleh Terry, yang karenanya bisa salah kaprah jika sekadar mengingat namanya sebagai Komet Lovejoy. Sebab, ada empat komet lainnya yang bernama serupa (karena ditemukan oleh sang astronomer).

Bahkan Komet Lovejoy ketiga (C/2011 W3) yang ditemukan pada November 2011, adalah salah satu komet paling terang dalam daftar temuan manusia --sekelompok dengan Komet Halley, Hyakutake, Hale-Bopp dan lain-lain).

Akan halnya Komet Lovejoy C/2014 Q2 ini sendiri, diyakini berasal dari Oort Cloud, kawasan berisikan benda-benda angkasa dan hamparan material es di bagian terluar tata surya. Komik ini diketahui terakhir memasuki area dalam tata surya pada 11.500 tahun yang lalu, dan baru akan muncul lagi setidaknya dalam 8.000 tahun mendatang.

Cahaya hijau dari lapisan luar komet ini diyakini berasal dari molekul karbon yang menjadi berpendar akibat radiasi ultraviolet dari matahari. Jika rata-rata komet diketahui menampikan dua bagian ekor, yakni ekor debu dan ekor ion, maka Lovejoy ini diketahui tidak menghasilkan cukup banyak debu sehingga tak tampak memiliki bagian ekor debu.

Sementara itu, ekor gas ion-nya yang panjang tampak seolah bercahaya kebiru-biruan lantaran ion-ion karbon monoksida yang bercahaya (mengalami fluorescing). Lalu, sedikit unsur debu yang mengalir melalui lapisan luar dan ekornya, mampu memantulkan cahaya matahari, yang lantas menghasilkan pendar cahaya putih pucat kekuningan. [ABC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Runtuhnya Mahkota, Terbitnya Cahaya: Babak Baru Persahabatan di Komet Minor

Runtuhnya Mahkota, Terbitnya Cahaya: Babak Baru Persahabatan di Komet Minor

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:40 WIB

Review Novel Komet Minor Tere Liye Ungkap Rahasia Gelap Orang Tua Ali

Review Novel Komet Minor Tere Liye Ungkap Rahasia Gelap Orang Tua Ali

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:16 WIB

Pengejaran Si Tanpa Mahkota di Novel Komet Karya Tere Liye

Pengejaran Si Tanpa Mahkota di Novel Komet Karya Tere Liye

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:40 WIB

Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien

Astronom Temukan Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS, Tapi Bukan dari Alien

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 07:50 WIB

Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS

Bukan Alien, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sinyal Radio dari Komet 3I/ATLAS

Tekno | Kamis, 13 November 2025 | 06:53 WIB

5 Fakta Komet ATLAS: Awalnya Dicurigai Pesawat Alien, NASA Ungkap Bukan Ancaman

5 Fakta Komet ATLAS: Awalnya Dicurigai Pesawat Alien, NASA Ungkap Bukan Ancaman

Tekno | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:19 WIB

Fakta 3I/ATLAS: Benarkah Kapal Induk Alien? Begini Kata Pakar

Fakta 3I/ATLAS: Benarkah Kapal Induk Alien? Begini Kata Pakar

Tekno | Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:53 WIB

Ulasan Novel Komet: Hati-Hati Menaruh Kepercayaan pada Manusia

Ulasan Novel Komet: Hati-Hati Menaruh Kepercayaan pada Manusia

Your Say | Senin, 18 Agustus 2025 | 09:40 WIB

Apa itu Hujan Meteor Perseid yang Terjadi Hari Ini, 13 Agustus

Apa itu Hujan Meteor Perseid yang Terjadi Hari Ini, 13 Agustus

Tekno | Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:24 WIB

Terkini

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:59 WIB

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling  Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

×