Bocah dalam Kasus Terorisme PlayStation Divonis 2 Tahun Penjara

Liberty Jemadu

Selasa, 26 Mei 2015 | 18:45 WIB
Bocah dalam Kasus Terorisme PlayStation Divonis 2 Tahun Penjara
Bocah dalam kasus terorisme PlayStation di Austria saat disidangkan di pengadilang St Polten, Selasa (26/5) [Reuters/Heinz Peter Bader].

Suara.com - Seorang bocah 14 tahun di Austria, pada Selasa (26/5/2015), dihukum dua tahun penjara oleh pengadilan karena terbukti bersalah dalam kasus terorisme. Ia diketahui menyembunyikan data cara membuat bom dan rencana untuk kabur ke Suriah - yang dia unduh dari internet - di dalam konsol game PlayStation.

Bocah yang dikenal dengan nama Mertkan G itu disebut berencana membuat bom dan meledakannya di beberapa tempat umum di Wina, Austria. Ia diketahui berasal dari keluarga Turki yang diberi suaka oleh Austria pada 2007.

Meski demikian pengadilan Sankt Polten, Austria memvonisnya dengan hukuman penahanan selama sembilan bulan di pusat rehabilitasi remaja. Sebanyak 16 bulan masa hukumannya ditangguhkan oleh pengadilan.

Mertkan pertama kali diperiksa polisi pada Oktober 2014, setelah kepala sekolah tempatnya belajar memperingatkan polisi bahwa bocah itu membuat pernyataan terkait ISIS dan mulai menunjukkan perilaku radikal.

Ia kemudian ditahan selama beberapa minggu dan dilepaskan dengan jaminan pada November. Polisi memerintahkannya untuk dirawat psikiater, diizinkan kembali bersekolah, dan pasportnya ditarik.

Pada Januari silam dia kembali ditahan oleh polisi, setelah ibunya melaporkan dirinya hilang dari rumah. Polisi menemukannya di sebuah restoran di Wina. Sejak itu dia ditahan dan mulai disidangkan Mei ini dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

Dalam pemeriksaan polisi menemukan sejumlah data dalam konsol PlayStation miliknya berisi cara-cara membuat bom yang dia unduh dari internet. Bocah itu juga diketahui berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah.

Kejaksaan wilayah Polten, Austria juga menemukan beberapa foto dan video propaganda ISIS dalam PlayStation Mertkan, yang berisi aksi pemenggalan, penyiksaan, dan pembunuhan massal di Irak dan Suriah.

Surat kabar Austria, Kronen Zeitung, sempat melaporkan bahwa bocah itu sudah direkrut oleh ISIS via internet. Ia dijanjikan posisi spesial oleh ISIS dan diberikan uang 25.000 dolar (sekitar Rp330 juta) sebagai imbalan untuk melakukan pemboman.

Pemerintah Austria sendiri mengatakan ada sekitar 170 wargnya yang sudah pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. (Reuters/Russia Today)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simpan Rencana Pemboman di PlayStation, Bocah Austria Dipidana

Simpan Rencana Pemboman di PlayStation, Bocah Austria Dipidana

Tekno | Selasa, 26 Mei 2015 | 17:28 WIB

Diduga Simpatisan ISIS, Manajer IT Perusahaan Minuman Ditangkap

Diduga Simpatisan ISIS, Manajer IT Perusahaan Minuman Ditangkap

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 08:52 WIB

Pesawat Suriah Hantam ISIS di Palmyra

Pesawat Suriah Hantam ISIS di Palmyra

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 07:39 WIB

Spesies Burung Langka Ini Terancam Punah Akibat ISIS

Spesies Burung Langka Ini Terancam Punah Akibat ISIS

Tekno | Senin, 25 Mei 2015 | 15:17 WIB

ISIS Bunuh 400 Orang, Termasuk Perempuan dan Anak-anak di Palmyra

ISIS Bunuh 400 Orang, Termasuk Perempuan dan Anak-anak di Palmyra

News | Senin, 25 Mei 2015 | 08:29 WIB

ISIS di Malaysia Rencanakan Penculikan dan Perampokan Bank

ISIS di Malaysia Rencanakan Penculikan dan Perampokan Bank

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 19:03 WIB

Palmyra, Kota Tua Peninggalan Sejarah Suriah Jatuh ke Tangan ISIS

Palmyra, Kota Tua Peninggalan Sejarah Suriah Jatuh ke Tangan ISIS

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 14:42 WIB

Dana Bantuan Kemanusiaan PBB untuk Ramadi Menipis

Dana Bantuan Kemanusiaan PBB untuk Ramadi Menipis

News | Rabu, 20 Mei 2015 | 07:40 WIB

Akibat Serangan ISIS, 6.500 Keluarga Kehilangan Rumah di Ramadi

Akibat Serangan ISIS, 6.500 Keluarga Kehilangan Rumah di Ramadi

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 07:24 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×