Bumi Sedang Memasuki Kepunahan Massal Keenam

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 22 Juni 2015 | 06:36 WIB
Bumi Sedang Memasuki Kepunahan Massal Keenam
Ilustrasi kepunahan massal di dunia (Shutterstock).

Suara.com - Mahluk hidup di dunia sedang berada di ujung tanduk karena Bumi sedang memasuki gelombang kepunahan massal keenam, demikian hasil penelitian sejumlah ilmuwan yang diterbitkan dalam jurnal Science Advance edisi akhir pekan ini.

Dalam satu abad terakhir berbagai spesies vertebrata punah 114 kali lebih cepat gara-gara perilaku manusia, demikian kata para peneliti yang menggunakan estimasi atau perkiraan konservatif dalam menghitung rata-rata kecepatan kepunahan spesies mahluk hidup di dunia.

Dengan kata lain, jika tak ada campur tangan manusia, spesies-spesies itu butuh 11.400 tahun untuk punah.

Kepunahan massal ini terutama dipicu oleh ulah manusia yang menciptakan polusi, menggusur habitat asli, memperkenalkan spesies-spesies invasif, dan meningkatnya emisi karbon yang pada akhirnya memicu perubahan iklim serta pengasaman lautan.

"Perilaku manusia memicu kepunahan masal berbagai spesies yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah manusia," kata Gerardo Ceballos, pakar konservasi lingkungan hidup, yang memimpin riset itu.

Dalam studinya Ceballos dkk meneliti secara khusus tentang kecepatan kepunahan vertebrata seperti mamalia, unggas, reptil, amfibi, dan ikan.

Ceballos pertama-tama mengumpulkan data sejarah kecepatan kepunahan binatang secara alami. Dia dan timnya menggunakan data dari sebuah studi tahun 2011 yang menunjukkan bahwa secara alamiah, hanya dua dari 10.000 spesies vertebrata yang punah setiap 100 tahun. Studi 2011 itu menggunakan analisis fosil dan catatan sejarah.a

Kemudian dia membandingkan data itu dengan rata-rata kecepatan kepunaahan vertebrata di era modern, yang datanya mereka ambil dari Serikat Internasional untuk Konservasi Lingkungan (IUCN) - sebuah lembaga internasional yang bertugas melacak spesies-spesies langka serta terancam punah.

Adapun data ICUN menunjukkan jumlah spesies vertebrata yang terancam punah sejak tahun 1500.

Hasilnya Ceballos menemukan bahwa, jika hanya karena faktor alam, maka seharusnya hanya ada sembilan vertebrata yang punah sejak tahun 1900. Tetapi karena faktor-faktor ulah manusia modern, sebanyak 468 spesies vertebrata yang sudah punah sejak 1900.

Dari jumlah itu ada 69 mamalia, 80 jenis unggas, 24 reptil, 146 amfibi, dan 158 jenis ikan yang sudah lenyap dari muka Bumi. Ironisnya setiap spesies punya peran masing-masing dalam ekosistemnya. Mereka biasanya berada di bawah atau di puncak rantai makanan.

Berdasarkan catatan dari fosil-fosil binatang purba di Bumi, diketahui bahwa planet tempat kita hidup ini sudah lima kali mengalami kepunahan massal. Kepunahan massal terakhir terjadi sekitar 65 juta tahun silam, ketika sebuah asteroid raksasa melenyapkan spesies dinosaurus dari Bumi. (Live Science)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kiamat 7 Tahun Lagi?

Kiamat 7 Tahun Lagi?

News | Sabtu, 29 November 2014 | 15:55 WIB

Studi: Bumi di Ambang Kepunahan

Studi: Bumi di Ambang Kepunahan

Tekno | Senin, 02 Juni 2014 | 16:36 WIB

Terkini

Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional

Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:55 WIB

28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta

28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:10 WIB

27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse

27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:10 WIB

Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar

Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:10 WIB

Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama

Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 05:30 WIB

40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis

40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:05 WIB

71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis

71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng

5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:45 WIB

Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?

Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:30 WIB

Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru

Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:00 WIB