Prasasti Beraksara Jawa Kuno Ditemukan Lagi di Candi Kedulan

Siswanto Suara.Com
Jum'at, 31 Juli 2015 | 06:24 WIB
Prasasti Beraksara Jawa Kuno Ditemukan Lagi di Candi Kedulan
Prasasti kembali ditemukan petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta di Candi Kedulan, Kamis (30/7/2015) [suara.com/Wita Ayodhyaputri]

Suara.com - Prasasti setinggi 76 sentimeter, lebar 78 sentimeter, dan tebal 15 sentimeter berhasil ditemukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta di Candi Kedulan yang terletak di daerah Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Kepala Seksi Perlindungan dan Pelestarian BPCB DIY, Wahyu Astuti, menjelaskan prasasti tersebut ditemukan pada kedalaman tiga meter di sekitar Perwara Candi Kedulan. Saat ditemukan, prasasti dalam kondisi terbelah menjadi dua bagian dari atas ke bawah.

Sebelum itu, tahun 2002, kata Wahyu Astuti, petugas juga menemukan prasasti pada tahun 2002 di seputaran Candi Kedulan.

"Candi Kedulan ini ditemukan pada tahun 1993 lalu tahun 2002 kita mendapatkan dua prasasti, dan sekarang kita menemukan satu prasasti lagi, kalau Candi Kedulan sendiri merupakan candi Siwa, dan diperkirakan dibangun pada tahun 869 Masehi," kata Wahyu Astuti.

Prasasti yang baru ditemukan diduga merupakan sambungan dari prasasti yang ditemukan sebelumnya.

Prasasti yang baru ditemukan memiliki ukuran yang lebih besar daripada dua prasasti sebelumnya dan di dalamnya tertulis aksara Jawa kuno dengan panjang 25 baris.

Sedangkan pada prasasti yang ditemukan tahun 2002 juga berisi tulisan Jawa kuno, hanya saja masing - masing hanya sepanjang 14 baris.

"Kalau prasasti sebelumnya itu Prasasti Sumundul dan Prasasti Pananggaran. Prasasti itu menceritakan tentang pembangunan bendungan untuk desa Sumundul dan Pananggaran dan peraturan pembayaran pajak bagi yang memanfaatkan bendungan itu," kata Wahyu Astuti.

BPCB DIY akan segera bekerjasama dengan pakar Epigrafi Fakultas Ilmu Budaya UGM untuk menerjemahkan isi dan maksud dari prasasti tersebut.

"Kita sampai saat ini belum tahu apa isinya. Kalau saya sendiri menduga itu kemungkinan besar masih terkait dan berhubungan dengan prasasti sebelumnya. Saya berharap prasasti ini isinya penjelasan siapa yang membangun candi Kedulan, untuk siapa, lalu penjelasan tentang bendungan itu juga," tambah Wahyu Astuti.

Temuan benda kuno ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan terkait Candi Kedulan.

Wahyu Astuti juga mengatakan sebelum penemuan prasasti, BPCB berhasil menemukan arca Nandi Candi Kedulan pada bulan puasa lalu.

Menurutnya Arca Nandi tersebut merupakan salah satu bagian terpenting dalam Candi Siwa.

"Sebelum ini berturut-turut kita menemukan arca Nandi, tapi kepalanya tidak ada. Nah kemarin saat bulan puasa kepala Nandi tersebut berhasil ditemukan. Sekarang prasasti, semoga ini menjadi lengkap semuanya," kata Wahyu Astuti. (Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI